Berita

Wujudkan Transportasi Trem di Kota Bogor, Wali Kota Kunjungi PT INKA

SATUJABAR, BANYUWANGI – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pengembangan transportasi massal berbasis trem di Kota Bogor.

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke industri manufaktur perkeretaapian PT Industri Kereta Api (INKA) Banyuwangi yang berlokasi di Jalan INKA Banyuwangi Lingkar, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (6/1/2026).

Dedie Rachim menyampaikan bahwa kehadiran Pemkot Bogor di PT INKA Banyuwangi merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sistem perkeretaapian perkotaan yang andal dan berkelanjutan.

“Hari ini Pemerintah Kota Bogor bersama jajaran hadir langsung ke pabrik industri perkeretaapian Indonesia, PT INKA di Banyuwangi, untuk menunjukkan komitmen dari Pemerintah Kota Bogor bahwa sistem perkeretaapian perkotaan yang akan dibangun di Kota Bogor ini tentu membutuhkan dukungan dari industri dalam negeri,” ujar Dedie Rachim melalui keterangan resmi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor menaruh kepercayaan besar kepada industri nasional dalam mendukung pengembangan transportasi massal berbasis trem di Kota Bogor.

“Kami yakin dan percaya bahwa industri dalam negeri, dalam hal ini PT INKA, dapat mendukung Kota Bogor dalam mewujudkan sistem transportasi perkotaan modern ke depan yang betul-betul bisa diandalkan dan mampu menjawab tantangan masa depan, khususnya di Kota Bogor,” jelasnya.

Dedie Rachim menuturkan, bahwa pengembangan transportasi massal berbasis trem merupakan bagian dari upaya Pemkot Bogor untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan, efisien, dan terintegrasi.

Nantinya, sekitar 2,2 km rute yang akan diujicobakan, antara lain melintasi Alun-Alun, Jl. Kapten Muslihat, Jl. Ir H. Juanda, Sempur, Pajajaran, Tugu Kujang, Otista, BTM, SMAN 1, Kapten Muslihat, dan kembali ke Alun-Alun.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA, Eko Purwanto, menyambut baik kunjungan kerja Wali Kota Bogor beserta jajaran ke fasilitas PT INKA Banyuwangi yang merupakan pabrik perkeretaapian terbaru milik PT INKA.

“Kami terima kasih sekali, hari ini cukup luar biasa Pak Wali Kota Bogor bersama jajaran datang ke Banyuwangi, pabrik INKA yang baru, dan Pak Wali Kota beserta jajaran bisa melihat langsung proses pabrikasi dan proses industri pembuatan kereta di PT INKA,” ujar Eko.

Ia menegaskan kesiapan PT INKA untuk mendukung rencana Pemerintah Kota Bogor, termasuk pengembangan teknologi trem berbasis baterai.

“Kami dari PT INKA sejalan dengan komitmen untuk mengembangkan industri transportasi perkeretaapian ini, sejalan dengan cita-cita Pak Wali Kota Bogor, seperti rencana trem baterai. Secara teknologi dan akses kami siap untuk mendukung dan akan terus mendiskusikan agar ini bisa terealisasi, karena ini untuk masa depan kita semuanya,” pungkasnya.

 

Editor

Recent Posts

Pemkot Pastikan Satwa Kebun Binatang Bandung Sehat

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai metode medis untuk mendapatkan gambaran kondisi satwa secara komprehensif.…

1 jam ago

Mendag: Distribusi Lewat DMO Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Rakyat

Pemerintah memperkuat kebijakan DMO dan Domestic Price Obligation (DPO) sebagai respons atas gejolak harga dan…

2 jam ago

Tinjau Klenteng See Hin Kiong, Menbud Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

SATUJABAR, PADANG – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota…

2 jam ago

Wali Kota Bandung Sambut IKEA di King’s Shopping Center

Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang…

2 jam ago

Polres Cimahi Gulung Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya dan Rampas Sepeda Motor

SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi…

4 jam ago

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…

5 jam ago

This website uses cookies.