Berita

Wisata Bandung Timur Ramai Pengunjung, Polisi Siaga

SATUJABAR, BANDUNG – Wisata Bandung Timur ramai pengunjung, berdasarkan pantauan Polsek Cileunyi Polresta Bandung Polda Jabar.

Kapolsek Cileunyi Kompol Suharto mengatakan pada Minggu (5/5/2024), anggota rutin melakukan patroli dan pengamanan obyek wisata di wilayah hukum Polsek Cileunyi.

Dari laporan anggota di lapangan, data pengunjung obyek wisata Bandung Timur ramai pengunjung sebagai berikut:

Wisata Cantigi Camp

Alamat : Kp. Manjahbeureum Rw. 03 Ds. Cileunyi Kulon Kec. Cileunyi Kab. Bandung.

Estimasi Jumlah Pengunjung lk 850 Orang

Estimasi Jumlah kendaraan

– Bus : 7  Unit

– R4   : 5  Unit

– R2   :15 Unit

 

Wana Wisata Alam Batu Kuda

Alamat : Kp. Cikoneng I Desa Cibiru Wetan Kec. Cileunyi Kab. Bandung.

Estimasi Jumlah Pengunjung lk 900 Orang

Estimasi Jumlah kendaraan

– Bus: –

– R4 : 8 Unit

– R2 : 20 Unit

Jumlah petugas yang melakukan pengamanan dan monitoring sebanyak empat personil.

Pada kegiatan itu, aparat juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Aparat juga mengimbau kepada pengunjung agar selalu waspada akan barang bawaan, waspada dalam memarkirkan kendaraanya, dan mengutamakan keselamatan di area wisata

Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan lancar, aman dan kondusif.

WISATA CIREBON PANTAI KEJAWANAN

Pantai Kejawanan ramai pengunjung di hari Minggu 5 Mei 2024. Aparat polisi bersiaga di obyek wisata tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Rano Hadiyanto mengemukakan sejumlah aparat rutin melakukan pengamanan di sejumlah obyek wisata.

Seperti kawasan wisata Pantai Kejawanan yang cukup ramai pengunjung pada akhir pekan.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, mereka bersiaga penuh mulai pukul 05.30 s/d 18.30 WIB.

Melakukan monitoring dan pengamanan di Lokasi Wisata Bahari Kejawanan PPN Kejawanan Jl. Pelabuhan Perikanan No. 1 Kejawanan Cirebon.

Lokasi itu berada di Kelurahan Pengambiran Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek KPC AKP Muhyidin beserta jajaran.

Adapun jumlah pengunjung yang masuk Wisata Bahari Kejawanan sebagai berikut :

R2 :   937 Unit.

R4 :     329 Unit.

Bus :        8  Nihil.

Roda 6 :        1 Unit.

Wisatawan :  4978  orang

Pada pengamanan itu petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pengunjung antara lain:

Menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pengunjung dan petugas pengelola WBK.

Menghimbau kepada pengunjung untuk selalu berhati hati dan waspada terhadap kerawanan kamtibmas serta mejagat barang bawaan dan harta bendanya.

Menghimbau pengunjung WBK untuk hati hati saat bermain di pantai dan kepada petugas pengelola untuk mengingatkan selalu kepada pengunjung melalui pengeras suara dan selalu memantau pengunjung yg sedang bermain air laut d pantai khususnya anak anak.

Melakukan pengaturan lalin didepan pintu masuk WBK di Jalan Yos Sudarso Kejawanan.

Situasi lingkungan di area kawasan wisata pada Minggu 5 Mei 2024 itu berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Editor

Recent Posts

China Open 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

3 jam ago

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta…

3 jam ago

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR).…

4 jam ago

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi…

4 jam ago

Tim Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Terduga Teroris di Ciamis

SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.…

6 jam ago

Air Danau Toba Susut? Ini Penjelasan BRIN

Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda…

6 jam ago

This website uses cookies.