BANDUNG – Wanita Aceh korban perdagangan orang di Malaysia sudah ditangani oleh Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kuala Lumpur.
Pada 4 Januari 2025, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bersama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur berhasil menangani dan memulangkan seorang perempuan asal Aceh berinisial M/PAF yang diduga menjadi korban perdagangan manusia di Malaysia. M/PAF tiba di Banda Aceh dalam keadaan sehat.
Dilansir situs Kemlu, sejak 27 Desember 2024, PAF telah ditempatkan di shelter KBRI Kuala Lumpur untuk mendapatkan perlindungan.
Selama di shelter, KBRI memastikan kebutuhan dasar dan hak-hak PAF terpenuhi, termasuk memberikan layanan konseling psikologis serta pemeriksaan kesehatan untuk membantu korban memulihkan kondisinya.
Atas permintaan korban, proses hukum di Malaysia tidak dilanjutkan. Namun, demi memberikan keadilan dan memastikan pelaku dapat ditindak sesuai hukum, KBRI memulangkan PAF ke Indonesia dan berkoordinasi dengan Polda Aceh agar proses hukum dapat segera dilanjutkan di Tanah Air sesuai dengan keinginan korban.
Kemlu RI juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Aceh untuk mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi M/PAF di Indonesia.
M/PAF sebelumnya diduga menjadi korban eksploitasi seksual di Malaysia. KBRI Kuala Lumpur bersama komunitas masyarakat Aceh turut memberikan bantuan dan memastikan keselamatan korban hingga tiba di shelter KBRI Kuala Lumpur.
SATUJABAR, JAKARTA - Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Desember 2025 ditetapkan pada…
SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melaksanakan operasi penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)…
SATUJABAR, BANDUNG - Ingin mengetahui perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang mengasyikan? Sepertinya…
SATUJABAR, JAKARTA - Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman…
SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie akan menghadapi Loh Kean Yew…
SATUJABAR, INDRAMAYU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu memanfaatkan momentum Hari Pers Nasional (HPN)…
This website uses cookies.