BLACKPINK.(Image:YouTube)
SATUJABAR, BANDUNG – Artis grup K-Pop BLACKPINK mencatatkan sejarah di YouTube saat video musik mereka “Kill This Love” pada 9 April 2026 waktu Korea Selatan (KST), menembus 2,2 miliar penayangan.
Penayangan ini menjadikan “Kill This Love” sebagai video musik grup K-pop kedua yang berhasil menembus angka tersebut, setelah lagu mereka sendiri, “DDU-DU DDU-DU” yang kini sudah menembus 2,3 miliar tayangan sejak berita ini turun, sejak tayang tujuh tahun lalu.
Jika digabungkan dengan artis solo, video ini menjadi yang ketiga dalam sejarah K-pop yang mencapai tonggak tersebut, setelah “Gangnam Style” milik PSY yang saat berita ini turun telah mencapai 5,9 miliar penayangan sejak tayang 13 tahun lalu.
Dengan keberhasilan ini, BLACKPINK semakin mengukuhkan posisinya sebagai grup K-pop pertama yang memiliki lebih dari satu video musik dengan jumlah penayangan di atas 2,2 miliar di YouTube. Sebelumnya, mereka juga menjadi satu-satunya grup K-pop yang pernah mencapai angka tersebut.
“Kill This Love” pertama kali dirilis pada 5 April 2019 pukul 00.00 KST. Artinya, video musik tersebut membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun empat hari untuk mencapai 2,2 miliar penayangan.
Prestasi ini kembali menegaskan pengaruh global BLACKPINK di industri musik dunia, khususnya dalam memperluas jangkauan K-pop ke pasar internasional.
Sumber: Soompi/Diolah
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan melantik 39 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen…
SATUJABAR, JAKARTA - Program khusus yang diinisiasi pemerintah menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam…
BANDUNG – bank bjb kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian…
SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, Kabupaten Bogor kembali mendapat kepercayaan dalam pengembangan…
SATUJABAR, CIBINONG - Pembangunan di Kabupaten Bogor terus menunjukkan kemajuan signifikan. Di bawah kepemimpinan Bupati…
SATUJABAR, BANDUNG - Sophia Rebecca Albeck akan mengikuti pemilihan Miss Tourism World 2026 di China…
This website uses cookies.