Berita

Tragis! Bocah di Sukabumi Tewas Tertembak Senapan Angin Ayah Tiri

SATUJABAR, SUKABUMI–Seorang bocah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernasib malang, menemui ajal di tangan ayah tirinya. Nyawa bocah perempuan berusia 6 tahun tersebut, tidak tertolong saat dalam perawatan di rumah sakit, setelah tertembak senapan angin yang tiba-tiba meletus hingga pelurunya menembus kepala korban.

Bocah perempuan 6 tahun berinisial SH, warga Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban kelalaian ayah tirinya. Korban luka parah setelah tertembak senapan angin miliknya ayah tirinya, AS, berusia 35 tahun, saat sedang dibersihkan hingga menembus kepala

Nyawa korban tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Betha Medika, Sukabumi. Korban dilaporkan menghembus nafas terakhir, pada Minggu (08/02/2026) malam.

Plt Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan, telah menerima informasi kematian SH, bocah 6 tahun, pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB. SH menjadi korban ketidaksengajaan SU, ayah tirinya yang sedang membersihkan senapan angin jenis PCP miliknya, tiba-tiba meletus hingga peluru berkaliber 4,5 mm menembus kepala korban.

“Betul, korban SH, meninggal dunia pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Ade Ruli saat dikonfirmasi wartawan, Senin (09/02/2026).

Ade Ruli mengatakan, sejak menerima laporan insiden kecelakaan yang menimpa korban dari masyarakat, pihak kepolisian Satreskrim Polres Sukabumi Kota, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan proses penyelidikan. Namun, hingga korban meninggal dunia, pihak keluarga belum membuat laporan resmi.

“Langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian, dalam hal ini Satreskrim Polres Sukabumi Kota, telah mendatangi TKP dan melakukan upaya penyelidikan. Kami bergerak atas dasar informasi dari masyarakat,” kata Ade Ruli.

Ade Ruli menjelaskan, pihak keluarga dan kepala desa setempat, sebelumnya mengajukan permohonan agar laporan polisi tidak dibuat. Saat itu, fokus keluarga adalah upaya pertolongan dan perawatan korban di rumah sakit.

“Korban telah meninggal dunia, pihak keluarga tetap tidak membuat laporan polisi, mungkin alasan tidak disengaja. Langkah hukum selanjutnya bergantung pada laporan polisi,” jelas Ade Ruli.

Ade Ruli menegaskan, Satreskrim Polres Sukabumi Kota siap melanjutkan proses penyelidikan secara menyeluruh, jika laporan resmi telah dibuat. Saksi-saksi, teemasuk ayah tiri korban telah dimintai keterangan, namun penyelidikan lanjutan tetap menunggu laporan resmi dari pihak keluarga.

Insiden korban tertembak senapan angin milik ayah tirinya, terjadi pada Jum’at (06/02/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, AS sedang membersihkan senapa angin di teras rumahnya, yang tiba-tiba meletus dan pelurunya mengenai kepala korban.

“Saat kejadian, ayahnya (AS) sedang membongkar dan memberaihkan popor senapan angin miliknya di teras rumah. Senapan angin tiba-tiba meletus hingga pelurunya mengenai bagian kepala dan menembus ke belakang,” ujar Kapolsek Kadudampit, Ipda Suhendar.

Melihat korban ambruk, AS bersama istrinya langsung membawanya ke Puskesmas Kadudampit. Korban yabng mengalami luka serius, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Betha Medika, Sukabumi, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, hingga akhirnya tidak tertolong.

Editor

Recent Posts

Ketum KONI Pusat Lantik Ketum KONI NTT dan Jajaran

SATUJABAR, KUPANG - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano…

1 jam ago

Menkeu Purbaya: Anggaran Kesehatan Tahun 2026 Naik

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN 2026 didesain tetap ekspansif…

1 jam ago

GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia

SATUJABAR, SERANG - Google News Initiative (GNI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem jurnalisme berkualitas…

3 jam ago

Deklarasi Pers 2026: Negara Harus Hadir Jaga Media dan Demokrasi

SATUJABAR, SERANG - Dewan Pers bersama sejumlah organisasi pers mendeklamasikan Deklarasi Pers Nasional 2026. Deklarasi…

3 jam ago

BPS Jabar: Ekonomi Jawa Barat Triwulan IV 2025 Tumbuh 5,85 Persen (YoY)

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pada 5 Februari 2026 melansir data…

5 jam ago

BPS Jabar: Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat 6,66 Persen

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pada 5 Februari 2026 melansir data…

5 jam ago

This website uses cookies.