BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Februari 2025 tercatat sebesar 47,21 persen. Angka ini mengalami penurunan 2,24 poin dibandingkan dengan Februari 2024 (y-on-y) dan turun 1,17 poin jika dibandingkan dengan Januari 2025 (m-to-m), yang tercatat sebesar 48,38 persen.
Sementara itu, menurut data BPS, TPK hotel nonbintang pada Februari 2025 tercatat sebesar 23,17 persen, mengalami penurunan 3,10 poin dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (y-on-y), serta turun 1,22 poin jika dibandingkan dengan Januari 2025, yang tercatat sebesar 24,39 persen.
Selain itu, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Indonesia pada Februari 2025 tercatat 1,58 malam, mengalami penurunan 0,04 poin dibandingkan dengan Februari 2024. Namun, jika dibandingkan dengan Januari 2025, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,01 poin, di mana rata-rata lama menginap Januari 2025 tercatat 1,57 malam.
Tamu asing umumnya tercatat memiliki rata-rata lama menginap yang lebih tinggi dibandingkan tamu domestik. Pada Januari 2025, rata-rata lama menginap tamu asing tercatat 2,62 malam, sementara tamu Indonesia hanya menginap rata-rata 1,46 malam. Pada Februari 2025, rata-rata lama menginap tamu asing tercatat 2,37 malam, sedangkan tamu domestik sedikit meningkat menjadi 1,49 malam.
Penurunan TPK ini menjadi perhatian para pelaku industri perhotelan di Indonesia, yang mengharapkan peningkatan kunjungan wisatawan untuk mendongkrak kinerja sektor ini.
SATUJABAR, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Inggris, Liverpool FC. Penyerang andalan mereka,…
SATUJABAR, BANDUNG – Sungguh menyedihkan! Akhirnya legenda Liverpool itu benar-benar akan meninggalkan Liverpool pada akhir…
SATUJABAR, BANDUNG - Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan setelah sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh…
SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali…
SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi selama periode arus…
SATUJABAR, SEMARANG - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi…
This website uses cookies.