Ilustrasi ledakan.(Foto:Istimewa).
GARUT – Insiden tragis terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, pada Senin (12/5), sekitar pukul 09.30 WIB, saat kegiatan disposal atau pemusnahan amunisi tidak layak pakai dilakukan oleh Tim Gupusmi 3 Jakarta.
Ledakan hebat dalam proses tersebut menewaskan 13 orang, yang terdiri dari warga sipil dan anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menanggapi insiden ini, jajaran TNI dan Polri langsung bergerak cepat untuk melakukan langkah-langkah pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian. Pengamanan dilakukan melalui penyekatan akses masuk ke area terdampak, penjagaan ketat di sekitar lokasi, serta imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati kawasan tersebut demi menjaga keselamatan.
Selain itu, TNI–Polri juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses evakuasi korban dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat di sekitar Desa Sagara tetap terjaga.
Saat ini, investigasi atas penyebab ledakan masih berlangsung. Pihak berwenang akan menyampaikan informasi resmi secara bertahap setelah proses penyelidikan lebih lanjut selesai dilakukan.
Tragedi ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak, dan langkah-langkah evaluasi terhadap prosedur pemusnahan amunisi akan menjadi bagian dari tindak lanjut pasca-kejadian.
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…
SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, saat ini pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi…
SATUJABAR, BANDUNG - Berikut rincian hasil sidang Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)…
This website uses cookies.