Ilustrasi ledakan.(Foto:Istimewa).
GARUT – Insiden tragis terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, pada Senin (12/5), sekitar pukul 09.30 WIB, saat kegiatan disposal atau pemusnahan amunisi tidak layak pakai dilakukan oleh Tim Gupusmi 3 Jakarta.
Ledakan hebat dalam proses tersebut menewaskan 13 orang, yang terdiri dari warga sipil dan anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menanggapi insiden ini, jajaran TNI dan Polri langsung bergerak cepat untuk melakukan langkah-langkah pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian. Pengamanan dilakukan melalui penyekatan akses masuk ke area terdampak, penjagaan ketat di sekitar lokasi, serta imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati kawasan tersebut demi menjaga keselamatan.
Selain itu, TNI–Polri juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses evakuasi korban dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat di sekitar Desa Sagara tetap terjaga.
Saat ini, investigasi atas penyebab ledakan masih berlangsung. Pihak berwenang akan menyampaikan informasi resmi secara bertahap setelah proses penyelidikan lebih lanjut selesai dilakukan.
Tragedi ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak, dan langkah-langkah evaluasi terhadap prosedur pemusnahan amunisi akan menjadi bagian dari tindak lanjut pasca-kejadian.
SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyebutkan sebanyak 2.124 lokasi siap menggelar Salat Id. Sementara…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 21 Maret 2026.…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama menyampaikan bahwa posisi hilal awal Syawal 1447 H, secara hisab,…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…
SATUJABAR, RIYADH – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa hari pertama Hari…
This website uses cookies.