Berita

Tinjau Klenteng See Hin Kiong, Menbud Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

SATUJABAR, PADANG – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota Padang, Sumatra Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Kebudayaan dalam melestarikan rumah ibadah bersejarah di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Menbud menegaskan bahwa Klenteng See Hin Kiong merupakan simbol akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya lokal Minangkabau yang memperkaya khazanah warisan budaya di daerah itu. Ia menyebut keberadaan klenteng ini mencerminkan komitmen panjang dalam menjaga keberagaman.

“Klenteng See Hin Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di Padang. Diperkirakan dibangun pada tahun 1841 dan memiliki nilai historis penting sebagai wujud nyata akulturasi budaya,” ujar Fadli Zon.

Lebih lanjut, ia menegaskan percepatan pengusulan Klenteng See Hin Kiong sebagai cagar budaya tingkat nasional. Proses tersebut akan dilakukan setelah revitalisasi, disertai kajian mendalam terkait nilai historis dan sosial-budaya.

“Klenteng ini pernah terbakar pada 1860-an, kemudian direnovasi pada 1890, dan saat ini telah berstatus cagar budaya tingkat provinsi. Kita berharap segera meningkat menjadi cagar budaya nasional,” tambahnya.

Selain itu, Kementerian Kebudayaan juga mendorong pendokumentasian sejarah klenteng sebagai bagian dari pemetaan cagar budaya dan rumah ibadah di Nusantara. Keberadaan Klenteng See Hin Kiong bahkan telah terekam dalam dokumentasi visual era Hindia Belanda, termasuk karya fotografer pionir Woodbury dan Page sekitar tahun 1857.

Ketua Klenteng See Hin Kiong, Tan Kim Siong, menyatakan dukungannya terhadap upaya pelestarian tersebut. Ia menilai klenteng ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol memori kolektif masyarakat Tionghoa di Padang, dengan arsitektur yang merepresentasikan akulturasi budaya yang dinamis.

Peninjauan ini turut dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Barat, Nurmatias.

Mengakhiri kunjungan, Fadli Zon berharap adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelestarian klenteng tersebut.

“Kita akan revitalisasi klenteng ini bersama-sama dengan perencanaan yang matang. Setelah itu, kita harapkan Klenteng See Hin Kiong dapat menjadi living heritage, museum, sekaligus destinasi budaya dan wisata,” tutupnya.

Editor

Recent Posts

Jalan Mulus di Sumedang Hingga ke Pelosok

SUMEDANG – Jalan mulus memudahkan mobilitas warga di Kecamatan Tomo yakni ruas jalan Mekarwangi-Darmawangi Kabupaten…

6 menit ago

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

KUNINGAN – Tutut, kuliner sederhana yang lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mendapat panggung istimewa dalam…

11 menit ago

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Resmi Ditutup

BOGOR - Sajian teatrikal yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar Sudirman yang digelar di Shelter Skadron…

1 jam ago

Realisasi Investasi Kabupaten Bogor Semester I 2026 Rp13,72 Triliun

CIBINONG – Realisasi investasi Kabupaten Bogor per Semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap…

1 jam ago

Kejadian Bencana Terdata BNPB Hingga Senin 31 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat enam kejadian baru kebakaran hutan dan lahan…

2 jam ago

Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia, Senin 31 Agustus 2026

JAKARTA - Timnas Indonesia U-20 bersiap jelang pertandingan perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20…

2 jam ago

This website uses cookies.