(Foto: Istimewa)
SATUJABAR, CIAMIS – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon menyerahkan Life Jacket Station yang diberi nama “Saung Baju Pelampung” kepada pengelola Situ Lengkong Panjalu, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (5/2) untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah sungai dan danau.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, sebagai bagian dari program keselamatan pelayaran Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Fasilitas ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mitigasi risiko kecelakaan air di kawasan wisata dan transportasi sungai dan danau.
“Pemasangan Saung Baju Pelampung ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang beraktivitas di perairan, khususnya di Situ Lengkong Panjalu yang merupakan kawasan wisata religi yang berada di Kabupten Ciamis,” ujar Ferry melalui keterangan resmi.
Saung Baju Pelampung dilengkapi dengan life jacket yang bisa digunakan oleh pengunjung saat melakukan aktivitas di perairan. Saung ini dirancang agar mudah diakses dan dapat menjadi fasilitas keselamatan yang berfungsi optimal.
“Kami tidak hanya menyerahkan alat, tapi juga memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya penggunaan jaket keselamatan kepada pengunjung dan pelaku usaha,” tambah Ferry.
Dalam acara penyerahan, KSOP juga melibatkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Jasa Raharja, muspika Panjalu, Kepala Desa Panjalu selaku pengelola Situ Lengkong Panjalu dan pelaku wisata setempat. Sosialisasi dan simulasi penggunaan life jacket turut dilakukan untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.
“Keselamatan pelayaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh pengguna jasa transportasi air. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai budaya,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KSOP Kelas II Cirebon dalam memberikan pelayanan dan pengawasan keselamatan pelayaran, tidak hanya di pelabuhan laut, namun juga di wilayah perairan sungai dan danau, salah satunya Situ Lengkong Panjalu yang merupakan tempat wisata religi.
“Kami berharap inisiatif ini bisa direplikasi di lokasi-lokasi wisata air lainnya. Semakin banyak titik keselamatan seperti ini, semakin kecil potensi kecelakaan yang merugikan masyarakat,” tutup Ferry.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan semakin sadar akan pentingnya keselamatan selama beraktivitas di atas air, serta mampu menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman.
Sebagai tambahan informasi dalam kegiatan tersebut juga diserahkan pas sungai dan danau untuk kapal wisata yang ada di Situ Lengkong Panjalu, pemasangan lampu penanda kapal serta lampu penuntun yg dipasang di dua titik yaitu titik pemberangkatan dan titik tujuan, selain itu dilakukan juga pemasangan stiker himbauan pemakaian life jacket yang ditempel dimasing-masing kapal wisata.
SATUJABAR, QINGDAO CHINA – Tim putri Indonesia melaju ke babak semifinal Badminton Asia Team Championship…
SATUJABAR, SURABAYA – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…
SATUJABAR, JAKARTA - Tim Nasional Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah baru dengan melaju ke babak…
SATUJABAR, BANDUNG--Hari ini, Jum'at (06/02/2026), merupakan hari terakhir operasi pencarian korban bencana tanah longsor di…
SATUJABAR, JAKARTA – Bulan Februari memang identik dengan momen kebersamaan, kehangatan, dan perjalanan penuh makna.…
SATUJABAR, BANDUNG--Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, memerintahkan jajarannya sikat peredaran minuman keras (miras)…
This website uses cookies.