Berita

Terseret Kasus Korupsi Bupati Ade Kuswara, Kajari Bekasi Diganti

SATUJABAR, BANDUNG–Kasus dugaan korupsi Bupati Bekasi, Ade Kuswara, turut menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi, Eddy Sumarman. Kejaksaan Agung (Kejagung) mencopot Eddy Sumarman sebagai Kajari Bekasi, digantikan Semeru.

Pencopotan Eddy Sumarman dari jabatannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melantik Semeru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi. Semeru merupakan satu dari tiga jabatan Kajari baru di wilayah Jawa Barat, yang resmi dilantik.

Pelantikan tiga Kajari baru oleh Kajati Jawa Barat, Hermon Dekristo, berlangsung di Aula R. Soeprapto Gedung Kejati Jawa Barat, Senin (12/01/2026). Tiga Kajari baru tersebut, yakni Semeru sebagai Kajari Bekasi, Erni Veronika Maramba sebagai Kajari Kota Tasikmalaya, serta Banu Laksama sebagai Kajari Kota Cimahi.

“Kepada ketiga pejabat yang dilantik agar selalu menjaga integritas personil masing-masing satuan kerja, dengan melaksanakan tugas penuh tanggung jawab,” ujar Hermon, dalam keterangannya, Selasa (13/01/2026).

Hermon mengingatkan, untuk tidak melakukan dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Pastikan setiap langkah mencerminkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, serta pengabdian.

“Pelantikan ini bukan sekedar seremoni, hanya pergantian jabatan. Tapi harus menjadi momentum dalam menjaga tanggung jawab Insan Adhyaksa,” tegas Hermon.

Hermon mengungkapkan, proses pelantikan merupakan momentum penegasan tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi setiap Insan Adhyaksa. Insan Adhyaksa yang dilantik, karena dipercaya untuk menjalankan amanah memimpin pada tempat penugasan yang baru.

Dalam Surat Keputusan (SK) Kejagung, Jaksa Agung ST. Burhanuddin, mencopot Kajari Bekasi, Eddy Sumarman. Eddy digantikan Semeru yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara (Kaltara).

Nama Eddy Sumarman turut terseret kasus dugaan korupsi Bupati Bekasi, Ade Kuswara, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi, pada Kamis (18/12/2015) malam lalu.

Dalam OTT yang menangkap Ade Kuswara, kediaman Eddy Sumarman, juga ikut disegel KPK. Namun, KPK belum menjelaskan keterkaitan Eddy Sumarman dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Editor

Recent Posts

Youtuber ‘Resbob’ Segera Disidangkan, Kejati Jabar Tunjuk 6 Jaksa

SATUJABAR, BANDUNG-- Youtuber sekaligus Streamer, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, tersangka ujaran kebencian terhadap Suku…

34 menit ago

Pemilik ‘WO’ Diduga Tipu Puluhan Calon Pengantin di Garut Diburu Polisi

SATUJABAR, GARUT--Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan jasa wedding…

2 jam ago

Daerah Mana Saja yang Rawan Terjadinya Sinkhole? Ini Penjelasan BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang kerap terjadi di sejumlah wilayah…

2 jam ago

Bagaimana Membangun Bisnis Berkelanjutan Bagi IKM Fesyen dan Kriya?

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin…

3 jam ago

KAI dan KAI Wisata Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea di Stasiun Tuntang Semarang

SATUJABAR, SEMARANG – Sepertinya tempat ini sangat layak untuk dikunjungi. Kini, Stasiun Tuntang di Semarang…

3 jam ago

Polda Jabar: Ancaman Pembunuhan Pemain Persib, Laporkan Kami Proses!

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat siap menindaklanjuti adanya ancaman pembunuhan di ruang digital yang diterima pemain…

6 jam ago

This website uses cookies.