Berita

Temuan Karpet dan Permadani Ilegal Asal Turki di Tangerang, Ini Penjelasan Mendag

BANDUNG – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan peninjauan terhadap barang impor berupa karpet dan permadani yang diamankan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Barang Tertentu.

Dalam penemuan tersebut, Satgas berhasil mengamankan 2.939 gulung karpet dan permadani asal Turki dengan nilai diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Barang-barang ini ditemukan di sebuah gudang di Kawasan Industri Jatake, Tangerang, Banten.

Zulkifli Hasan menegaskan pihaknya akan terus memastikan aktivitas perdagangan berjalan tertib dan pelaku usaha mematuhi peraturan yang berlaku.

“Hal ini penting untuk mencegah kerugian bagi negara dan konsumen, serta menjaga keberlangsungan usaha lainnya,” katanya melalui keterangan resmi.

Karpet dan permadani yang ditemukan merupakan barang yang diimpor tanpa dokumen Persetujuan Impor (PI) dan Laporan Surveyor (LS), serta tidak memenuhi persyaratan keamanan, kesehatan, dan lingkungan hidup (K3L).

Penemuan ini melanggar ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2023 yang telah diubah dengan Nomor 8 Tahun 2024.

Satgas dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 932 Tahun 2024, dan sejak itu, Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan pengawasan.

“Kegiatan hari ini adalah hasil dari sinergi lintas sektoral dalam pengawasan barang tertentu,” tambah Mendag.

Zulkifli juga mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan perdagangan yang ada demi keamanan konsumen dan keberlangsungan industri dalam negeri. Ia meminta kepala daerah untuk bersinergi memonitor aktivitas di pergudangan guna mencegah penyimpanan barang impor ilegal.

Dalam peninjauan ini, Mendag didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, serta perwakilan dari Badan Keamanan Laut dan Kepolisian Resor Tangerang.

Editor

Recent Posts

Diduga Pasutri Bawa Kabur Sepeda Motor di Bogor Terekam CCTV

SATUJABAR, BOGOR--Pasangan diduga suami-istri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terekam kamera pengawas, CCTV, mencuri sepeda…

36 menit ago

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas

BATAM – Kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2028 resmi dilantik…

3 jam ago

TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur Modus Beli Banyak Ditangkap Di Cimahi

SATUJABAR, SUMEDANG--Pelaku penipuan menyamar sebagai anggota TNI di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap. Pelaku…

3 jam ago

Kejadian Bencana Per Sabtu (25/4/2026) dan Penanganan oleh BNPB

Peringatan dini cuaca ekstrem masih akan berpotensi terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat untuk sebagian…

4 jam ago

Studi BRIN Ungkap Paparan Unsur Toksik di Kawasan Geotermal Dieng

Dalam penelitiannya, Riostantieka mengidentifikasi sejumlah unsur toksik prioritas di lanskap geotermal, yaitu arsenik (As), antimoni…

4 jam ago

Yoga Sinergikan Pemkot Bogor dan Kedubes India

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini merupakan…

4 jam ago

This website uses cookies.