Hutan (Ilustrasi)
SATUJABAR, BANDUNG – Tahura Gunung Gunung Kunci diproyeksikan menjadi kawasan wisata unggulan dimana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang optimis target PAD sebesar Rp 56 juta pada tahun ini akan tercapai.
Kepala Bidang Kehutanan DLHK Wawan Hernawan mengatakan hingga bulan Oktober 2023 ini capaian PAD dari Tahura Gunung Kunci sudah mencapai Rp 40 juta lebih.
“Disisa waktu dua bulan ini kami cukup optimis target Rp 56 juta dapat tercapai,” jelas Wawan, Jumat, 3 November 2023, seraya menambahkan target PAD 2023 ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2022 lalu yang hanya Rp 50 juta.
Wawan menyebutkan, jumlah pengunjung Tahura Gunung Kunci dalam beberapa bulan terakhir ini memang mengalami kenaikan, dimana pengunjung kebanyakan adalah anak anak sekolah terutama dari TK dan PAUD.
“Banyak juga anak TK ataupun PAUD dari daerah yang telah selesai kegiatan berekrekasi mengunjungi Gunung Kunci, dan tentunya ini menjadi suatu keuntungan tersendiri bagi kami,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan Wawan, selain pengunjung yang datang langsung, kini bagi sekolah ataupun komunitas lainnya yang ingin menggelar kegiatan atau booxing tempat di Gunung Kunci bisa melakukan pendaftaran secara online, dimana fasilitasnya sudah disediakan di aplikasi WA Kepo.
“Jadi dengan daftar online ini mereka tidak perlu lagi bolak balik mengurus administrasi, sehingga hal ini bisa menghemat waktu dan juga biaya transfort,” jelasnya.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai metode medis untuk mendapatkan gambaran kondisi satwa secara komprehensif.…
Pemerintah memperkuat kebijakan DMO dan Domestic Price Obligation (DPO) sebagai respons atas gejolak harga dan…
SATUJABAR, PADANG – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota…
Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang…
SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi…
Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…
This website uses cookies.