BANDUNG- Meskipun berhasil meraih kemenangan di babak 16 besar Swiss Open 2025, Putri Kusuma Wardani (4) mengungkapkan ketidakpuasan atas penampilannya. Putri mengalahkan Anupama Upadhyaya dari India dengan skor 21-17, 21-19, namun merasa ada banyak hal yang perlu diperbaiki dalam permainannya.
“Walau saya menang, tapi Anupama bisa menguasai lapangan hari ini. Dia berusaha membatasi bola-bola atas saya, dan itu cukup menyulitkan,” ujar Putri usai pertandingan seperti dikabarkan Humas PBSI.
“Di angka-angka kritis, saya hanya bilang ke diri saya bahwa saya bisa, dan alhamdulillah berhasil. Namun, saya banyak mati sendiri karena memaksa bola untuk turun secepat mungkin, selain itu pengamatan saya sering keliru.”
Putri juga mengungkapkan kesulitan untuk mempertahankan fokus, yang terasa lebih berat setelah All England minggu lalu. “Saya masih kesulitan untuk menahan fokusnya. All England minggu lalu sangat menguras pikiran. Besok saya harus lebih kuat lagi untuk tahan fokus pikirannya,” tambahnya.
Pada pertandingan berikutnya, Putri akan bertemu dengan Han Qian Xi dari China. Meskipun Putri pernah menang atas Han di final Korea Masters tahun lalu, ia tetap merasa perlu untuk waspada. “Saya sudah pernah menang di final Korea Masters tahun lalu, tapi saya harus waspada karena dia juga baru minggu lalu mengalahkan rekan saya, Ester, di Ruichang China Masters,” tutup Putri.
Dengan tekad untuk tampil lebih baik, Putri berharap dapat meraih hasil yang lebih maksimal pada pertandingan berikutnya.
Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk…
Sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara…
Temuan ini menjadi sinyal positif bagi upaya memperkuat pasokan energi dalam negeri di tengah kebutuhan…
Pada tahun ini total jemaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap…
SATUJABAR, BANDUNG--mobil travel berkecepatan tinggi ugal-ugalan di Jalan Tol Purbaleunyi. Aksi ugal-ugalal mobil travel yang…
Tanpa pengaturan yang jelas, perampasan aset berpotensi merugikan pihak yang secara hukum tidak memiliki keterkaitan…
This website uses cookies.