Sport

Stadion Sudiang Makassar Dibangun Sesuai Standar FIFA, Telan Dana Rp637,15 miliar

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Stadion berkapasitas sekitar 27.000 penonton ini dibangun di Kawasan Olahraga Sudiang dengan konsep full single seat, serta dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ikon baru di Makassar

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berstandar internasional. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Menteri Dody dilansir laman Kementerian PU.

Stadion Sudiang dirancang memenuhi standar FIFA dengan berbagai fasilitas modern, antara lain lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED dengan tingkat terang 1.500 lux, ruang ganti atlet, serta sistem penyiraman otomatis dan sistem drainase yang optimal untuk mendukung kenyamanan serta mitigasi potensi genangan.

Pembangunan Stadion ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan dengan kontaktor pelaksana Waskita – Adhi (KSO). Proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp637,15 miliar.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan Pekerjaan Struktur, Arsitektur, dan MEP pada Bangunan Utama Stadion (Tribun utara, Tribun barat, Tribun selatan dan Tribun timur), Lapangan Sepak Bola, dan Infrastruktur serta Lanskap Kawasan.

Pembangunan Stadion Sudiang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Hingga 1 April 2026, pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan pekerjaan persiapan dan pematangan lahan.

Kementerian PU optimistis pembangunan Stadion Sudiang dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga dan melahirkan generasi atlet unggul Indonesia.

Ke depan, Stadion Sudiang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Editor

Recent Posts

Suami-Istri di Cimahi Dibegal Diancam Celurit, Sepeda Motor Dirampas

SATUJABAR, CIMAHI--Pasangan suami-istri menjadi korban aksi begal di Kota Cimahi, Jawa Barat. Korban dibegal dengan…

2 menit ago

Sempat Kena Longsor, Perjalanan Kereta Api di Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal

SATUJABAR, BANDUNG - Perjalanan kereta api di lintas Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT) telah kembali normal pada Kamis…

2 jam ago

Difasilitasi Pemerintah, Tempe Azaki Masuki Pasar Chile

SATUJABAR, JAKARTA - Produsen tempe Indonesia berhasil menjalin kerja sama pengembangan distribusi produk tempe lokal…

2 jam ago

Gempa M 7,6 Bitung, Peringatan Tsunami Dicabut

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempabumi di…

3 jam ago

Google & Meta Tak Penuhi Panggilan, Komdigi Layangkan Panggilan Kedua

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Google (YouTube)…

3 jam ago

Musim Kemarau di Jawa Barat Diprediksi Terpanjang, 5 Bulan

SATUJABAR, BANDUNG--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Jawa Barat terpanjang…

3 jam ago

This website uses cookies.