SM Entertaiment. (foto: sm ent)
SM Entertainment telah menghadapi beberapa tuduhan terkait sabotase terhadap artis mereka sendiri. Salah satu kasus utama melibatkan EXO-CBX (Chen, Baekhyun, dan Xiumin) yang menuduh SM memaksakan kontrak yang tidak adil dan tidak mematuhi peraturan Komisi Perdagangan Adil Korea.
Para anggota EXO-CBX mengajukan keluhan, menuduh perusahaan menyalahgunakan posisinya dan memperpanjang kontrak secara berlebihan dengan memanipulasi syarat terkait rilis album
Selain itu, SM juga dikritik karena kurang memperhatikan kesejahteraan artisnya di tempat umum. Misalnya, Jaehyun dari NCT dan Winter dari aespa terlihat dalam situasi tidak nyaman di bandara, yang memicu kemarahan penggemar.
Jaehyun tertangkap kamera berbaring di bangku umum, sementara Winter terlihat duduk di lantai bandara, menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan mereka dan kurangnya fasilitas yang memadai
Lebih lanjut, SM juga terlibat dalam kontroversi penggunaan taktik pemasaran viral untuk memanipulasi opini publik melawan HYBE selama perselisihan manajemen mereka pada tahun 2023.
Informasi bocor menunjukkan bahwa SM menyewa agen untuk menyebarkan narasi negatif tentang HYBE secara online
Tuduhan-tuduhan ini telah menimbulkan kekhawatiran besar mengenai praktik SM Entertainment dalam pengelolaan kontrak dan perawatan artis mereka. (nza)
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.