Berita

Simpang Susun Gending Masih Perlu Perbaikan Sebelum Dibuka

SATUJABAR, PROBOLINGGO – Simpang Susun Gending yang akan menghubungkan Ruas Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) dengan Ruas Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan. Tahapan penting berupa Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) telah dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026 untuk memastikan infrastruktur memenuhi aspek keselamatan, kelayakan fungsi, dan kesiapan operasional sebelum dibuka bagi masyarakat.

Pelaksanaan ULFO dilakukan oleh Tim Uji Laik Fungsi dan Operasi dengan melibatkan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol selaku badan usaha jalan tol. Pemeriksaan difokuskan pada Simpang Susun Gending yang berada di koridor penghubung Ruas Tol Pasuruan–Probolinggo dan Ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi.

Dikutip dari laman Badan Pengelolaan Jalan Tol (BPJ), keberadaan Simpang Susun Gending diharapkan menjadi penghubung strategis yang meningkatkan konektivitas kawasan timur Jawa Timur. Dengan tersambungnya kedua ruas tol tersebut, pengguna jalan nantinya dapat melakukan perjalanan menuju wilayah Kraksaan dan Paiton maupun sebaliknya secara langsung melalui jalan tol tanpa harus keluar ke jalan non-tol. Kondisi ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta mendukung mobilitas masyarakat di sepanjang koridor Pasuruan–Probolinggo–Banyuwangi.

Dalam pelaksanaan ULFO, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah segmen utama yang meliputi mainroad sepanjang 500 meter pada KM 849+445 hingga KM 849+945, Ramp 2 (On Ramp arah Banyuwangi) sepanjang 653 meter, serta Ramp 3 (Off Ramp dari arah Banyuwangi) sepanjang 1.034 meter. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis infrastruktur, sistem keselamatan, serta kelayakan operasional sebelum simpang susun dibuka untuk umum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim ULFO masih menemukan sejumlah aspek yang memerlukan penyempurnaan oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Temuan tersebut meliputi empat aspek utama, yaitu penyempurnaan perlengkapan jalan dan gerbang tol, peningkatan fasilitas keselamatan jalan, perbaikan kondisi jalan dan sistem drainase, serta penataan area jalan tol.

Pada aspek perlengkapan jalan, diperlukan penyesuaian terhadap sejumlah rambu, marka, guardrail, median concrete barrier, crash cushion, serta pemasangan papan aset negara di sepanjang ramp dan mainroad. Sementara itu, pada aspek keselamatan jalan, tim merekomendasikan penyempurnaan reflektor, deliniator, dan pelengkapan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ramp maupun area gerbang tol.

Selain itu, tim juga merekomendasikan perbaikan kondisi jalan dan drainase melalui penyempurnaan rounding timbunan, pembersihan saluran dan inlet drainase, serta penyesuaian cross drain dan deck drain agar berfungsi secara optimal. Pada aspek penataan kawasan jalan tol, diperlukan perbaikan pagar Ruang Milik Jalan (Rumija/ROW), pembersihan vegetasi dan rumput liar, serta pembersihan sampah dan sisa material konstruksi.

PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol menyatakan akan segera melaksanakan seluruh rekomendasi yang diberikan oleh Tim Uji Laik Fungsi dan Operasi. Seluruh perbaikan akan diselesaikan sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan sebelum dilakukan evaluasi lanjutan menuju pengoperasian.

Apabila seluruh rekomendasi telah dipenuhi, Simpang Susun Gending diharapkan dapat segera dioperasikan secara resmi. Kehadiran simpang susun ini diyakini akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur, meningkatkan efisiensi perjalanan dan distribusi logistik, serta menghadirkan pelayanan jalan tol yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.

Editor

Recent Posts

Koleksi Ikan di Museum Zoologicum Bogoriense Terbuka untuk Periset dan Umum

SATUJABAR, JAKARTA - Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka akses pengelolaan dan…

1 jam ago

378 Jenis Tumbuhan Masuk Klaster Kritis di Kebun Raya Cibodas

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprioritaskan konservasi 378 jenis koleksi tumbuhan…

2 jam ago

Jumlah Keberangkatan Penumpang Angkutan Udara Komersial Domestik di Jabar Sebanyak 394 Orang

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara komersial domestik di Jawa Barat pada bulan…

2 jam ago

Nilai Tukar Petani Jabar Juli 2026 Naik 0,06 Persen

SATUJABAR, BANDUNG – Nilai Tukar Petani atau NTP Jawa Barat pada bulan Juli 2026 mengalami…

2 jam ago

Kemenperin Perkuat IKM di Ekosistem Lifestyle Industri

Pameran Indonesia Sport and Active Wear (ISAW) dan Cosmetic Day 2026 berlangsung di Plaza Industri,…

3 jam ago

Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-81, Menkomdigi Ajak Warga Waspadai Hoaks

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat untuk melawan hoaks di…

3 jam ago

This website uses cookies.