Ilustrasi petir.(Foto:Istimewa).
BANDUNG – Seorang remaja berusia 15 tahun, Rapi, meninggal dunia setelah tersambar petir di Kampung Ciloa, Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, pada Minggu (10/11/2024).
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Bayongbong Iptu Gopar Suryadi Mulya menjelaskan bahwa korban yang merupakan warga Kecamatan Bayongbong, saat itu sedang berada di sawah ketika peristiwa tragis tersebut terjadi.
Menurut keterangan saksi mata, korban sedang bermain di sawah dan tiba-tiba petir menyambar tubuhnya, mengakibatkan ia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Bayongbong segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan bersama warga setempat melakukan evakuasi jenazah korban ke rumahnya.
Iptu Gopar Suryadi Mulya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat cuaca buruk.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga agar tidak berada di tempat terbuka seperti sawah atau lapangan saat cuaca mendung atau hujan. Hindari juga berteduh di bawah pohon,” ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan akan bahaya sambaran petir yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, sebuah konsep…
SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…
SATUJABAR, BANDUNG – Kepala Badan Gizi Nasional Naniek S. Deyang mengumumkan pengunduran diri dari lembaga…
Dalam konteks rencana pembangunan pabrik motor listrik nasional. Menurut Mensesneg, rencana tersebut merupakan langkah strategis…
SATUJABAR, BANDUNG--Kasus perdagangan bayi dari Bandung, Jawa Barat, ke Singapura yang sudah bergulir di Pengadilan,…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja…
This website uses cookies.