Berita

Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia, Wali Kota Bogor Tegaskan Identitas Bogor

TERNATE – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) digelar di Kota Ternate, Maluku Utara. Berlangsung selama empat hari, 26-29 Agustus 2026, rangkaian kegiatan Rakernas dipadukan dengan berbagai agenda pembahasan mengenai pengembangan budaya dan gastronomi, edukasi, olahraga, hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah dan destinasi wisata.

Mengusung tema “Ternate Episentrum Rempah Dunia”, Rakernas JKPI XII turut menghadirkan berbagai program yang melibatkan masyarakat, pelaku seni, pelaku usaha, pelajar, serta delegasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam Rakernas JKPI XII menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kota-kota anggota JKPI untuk memperkuat identitas masing-masing melalui potensi sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki.

“Pertama, dalam Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2026 ini kita akan membahas berbagai isu tentang bagaimana JKPI bisa memperkuat identitas kota dengan berbagai potensi yang dimiliki. Itu yang paling penting,” ujar Dedie Rachim, Kamis (27/8/2026) dilansir laman Pemkot Bogor.

Menurutnya, keberadaan JKPI menjadi wadah bagi berbagai kota pusaka di Indonesia untuk saling berbagi gagasan, pengalaman, dan praktik baik dalam mengelola serta mengembangkan potensi daerah.

“Kedua, menjalin kerja sama yang erat antarkota supaya masing-masing bisa memberikan ide dari daerahnya untuk kemudian direplikasi atau ditiru dalam kebaikan. Nanti juga akan ditunjuk kota penyelenggara untuk JKPI tahun 2027,” katanya.

Ia menambahkan, Kota Bogor sebagai salah satu anggota JKPI terus berupaya menjaga dan mengembangkan nilai-nilai pusaka yang dimiliki, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun gastronomi.

Hal tersebut sejalan dengan upaya memperkuat identitas Kota Bogor sebagai kota yang memiliki kekayaan budaya dan warisan sejarah.

Melalui Rakernas JKPI XII, dirinya berharap kolaborasi antar kota pusaka semakin kuat sehingga warisan budaya yang dimiliki setiap daerah dapat terus dilestarikan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor

Recent Posts

Gebrakan Danantara di Tahun 2026, Gelar Danantara Housing Expo 2026

TANGERANG - Danantara Indonesia resmi membuka Danantara Housing Expo (DHE) 2026 di NICE PIK 2,…

1 jam ago

AI Ambil Keputusan Keuangan, Wamen Nezar: Regulasi Harus Segera

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai perkembangan artificial intelligence (AI) di…

3 jam ago

Harga Emas Jum’at 28/8/2026 Antam Rp 2.718.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 28/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

3 jam ago

Kementerian Lingkungan Hidup Usut 42 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menerjunkan ratusan…

5 jam ago

Peduli Petani, Pemkab Sumedang Sulap Jalan Desa Jadi Mulus

SUMEDANG - Ruas Jalan Cikuda-Genteng segmen Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari sudah mulus diperbaiki. Jalan yang…

6 jam ago

Menhaj Tegaskan Haji Mabrur Tidak Berhenti di Tanah Suci

JOMBANG - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf, mengajak jemaah haji untuk menjaga kemabruran…

6 jam ago

This website uses cookies.