Putri Kusuma Wardani tumbang di babak pertama Kumamoto Masters 2024.(FOTO: Humas PBSI)
BANDUNG – Putri Kusuma Wardani, harus mengakui kekalahan dari Riko Gunji (Jepang) pada pertandingan pertama turnamen Kumamoto Masters 2024. Putri kalah dalam pertandingan tiga game dengan skor 21-18, 10-21, 14-21.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Putri mengungkapkan bahwa lawannya lebih banyak bermain bertahan, menunggu dan meladeni setiap pukulannya.
“Lawan bermain dengan hanya menunggu, meladeni pukulan saya. Saya memaksa untuk menyerang, tapi banyak keluar,” ujar Putri seperti dikabarkan Humas PBSI.
Ia mengakui bahwa tembakan-tembakan smesnya tidak bisa mengakhiri permainan dan akhirnya ia terbawa nafsu serta menjadi kurang sabar dalam permainan.
Meski kalah, Putri tetap optimis dan melihat perjalanan kariernya tahun ini dengan positif. “Di luar hasil ini, menurut saya perjalanan tahun ini, naik turunnya cukup memuaskan bagi saya. Di awal tahun memulai dari bawah sampai akhirnya bisa mendapatkan beberapa podium di akhir tahun,” tambahnya.
Menatap masa depan, Putri menyatakan bahwa target jangka panjangnya adalah tampil di Olimpiade 2028. “Target panjang saya pastinya ingin tampil di Olimpiade 2028, jadi dari sekarang saya ingin latihan jauh lebih keras lagi,” tegasnya.
Kekalahan ini tidak menyurutkan semangat Putri untuk terus berkembang, dan ia berharap bisa lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya.
SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium.…
SATUJABAR, BANDUNG - Proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara terus menunjukkan perkembangan positif. PT Angkasa Pura…
SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium.…
SATUJABAR, PANGANDARAN--Gulungan mbak Pantai Pangandaran. Jawa Barat, kembali menyeret tiga orang wisatawan. Dua wisatawan yang…
SATUJABAR, BANDUNG--Kantor 'Debt Collector' di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digeruduk ratusan pengemudi ojek online (ojol)…
SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence…
This website uses cookies.