Kabupaten Sumedang termasuk daerah yang surplus produksi ayam potong. Data Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang setiap kali panen di Sumedang dihasilkan sekitar 2,6 juta ekor ayam potong. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)
SATUJABAR, BANDUNG – Produksi ayam potong Kabupaten Sumedang surplus hampir setiap tahunnya.
Data Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang setiap kali panen di Sumedang dihasilkan sekitar 2,6 juta ekor ayam potong.
Jika dalam satu tahun sedikitnya ada 6 kali panen maka ayam potong yang dihasilkam setara dengan 15,6 juta ekor.
Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Mursjid Abdullah, dalam sehari kebutuhan ayam potong mencapai 20.000 ekor.
“Rata rata kebutuhan ayam potong di Sumedang per hari sekitar 20.000 ekor, jadi bila dihitung per tahun sekitar 7,3 juta ekor, ” jelas Mursjid, Sabtu 10 Februari 2024.
Kebutuhan ayam potong di Sumedang masih terpenuhi dengan produksi sendiri bahkan surplus bahkan bisa memasok kebutuhan di luar kabupaten.
Melimpahnya produksi ini di Sumedang saat ini tidak terlepas dari banyaknya peternakan di Sumedang belakangan ini.
“Keberadaan ternak ayam potong ini hampir menyebar diberbagai daerah termasuk di Kecamatan Surian saat imi sudah mulai banyak,” tambahnya dilansir sumedangkab.go.id.
Untuk tahun 2024 ini, Diskanak) menargetkan 12.607 ekor sapi dikawin cara inseminasi buatan (IB).
Baik sapi potong maupun sapi perah.
Target ini mengalami peningkatan dibandingjan capaian tahun 2023 yang mencapai 10.520 ekor sapi baik sapi potong maupun sapi perah.
Kepala UPTD Pembibitan Diskanak Sumedang, Novi Sri, mengatakan jika permintaan IB setiap tahunnya selalu meningkat sehingga target 12.607 ekor sapi di IB tahun 2024 bisa tercapai.
“Kami cukup optimis target tersebut bisa tercapai, karena saat ini masyarakat semakin paham dan mengerti manfaat IB untuk ternak sapinya,” jelas Novi Sabtu, 10 Februari 2024.
Ditambahkan Novi untuk melayani permintaan IB dari peternak, pihaknya senantiasa menyiapkan sperma untuk IB atau istilahnya semen beku jumlahnya cukup.
Ada beberapa jenis bibit yang disediakan pihak UPTD pembibitan yaitu jenis Simetal, Limosin, Pasundan, PO ataupun Brahman, dimana peternak tinggal memilih sesuai keinginan.
Tingkat keberhasilan IB ini tinggi dan keturanan yang dihasilkan secara ekonomis harganya akan lebih tinggi sehingga menguntungkan bagi peternak.
Populasi sapi Sumedang saat ini tersebar di berbagai kecamatan.
Pada umumnya peternak jarang melakukan perkawinan secara alami saat ini.
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI)…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis…
SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar…
SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan anak-anak…
SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima…
This website uses cookies.