(FOTO: Istimewa)
BANDUNG – Unit Reskrim Polsek Pusakanagara Polres Subang mengamankan lima remaja yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan Dusun Simpang, Rt 12/03, Desa Kotasari, Kecamatan Pusakanagara, pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Kapolsek Pusakanagara, Kompol Dr. R. Jusdijachlan menyatakan bahwa penangkapan ini berawal dari kegiatan patroli Kring Serse yang dilakukan anggotanya. Saat melintas di lokasi, petugas menemukan puluhan remaja yang sedang berkumpul.
“Mendapati hal tersebut, anggota kami mendekati mereka. Saat ditanya, sebagian remaja mencoba melarikan diri,” ujar Kompol Jusdijachlan. Tim berhasil mengamankan sembilan remaja untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sembilan celurit dan satu stik golf yang diduga akan digunakan dalam tawuran. Kelima remaja yang diamankan adalah MS (16), RR (20), IT (19), DW (22), dan AA (21).
Kepada polisi, mereka mengaku bahwa niat tawuran mereka dibatalkan setelah melihat kehadiran petugas patroli. “Mereka diduga akan melakukan tawuran di sekitar Jalan Desa Kotasari,” jelas Kompol Jusdi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap kelima remaja tersebut. Kapolsek juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap anak-anak mereka, memberikan pengawasan yang ketat agar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…
SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta…
Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR).…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi…
SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.…
Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda…
This website uses cookies.