Berita

Polisi Tangkap Terduga Penembak Pemilik Warkop di Sukabumi

SATUJABAR, BANDUNG – Terduga pelaku penembakan terhadap Musyafa Akbar Faisal (35), pemilik warung kopi (warkop) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, berhasil ditangkap hanya dalam waktu dua jam setelah kejadian. Terduga pelaku adalah seorang oknum pengacara.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota, berhasil menangkap terduga pelaku penembakan terhadap Musyafa Akbar Faisal, pemilik ‘Warung Kopi (Warkop) Veteran’, di Jalan Sriwidari, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKBP Bagus Panuntun, mengatakan, terduga pelaku ditangkap di wilayah Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

“Benar, terduga pelaku (penembakan) sudah berhasil ditangkap hanya dua jam setelah kejadian di daerah Citamiang, Kota Sukabumi. Pelaku adalah seorang oknum pengacara,” ujar Bagus, saat dihubungi, Kamis (19/09/2024).

Bagus mengatakan, terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Markas Polres (Mapolres) Sukabumi Kota, untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi aksi penembakan terhadap korban pemilik ‘Warung Kopi Veteran’.

“Terduga pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Terkait motif yang menjadi pemicu, kami masih mendalaminya. Senjata api yang digunakan pelaku adalah senjata api rakitan,” ungkap Bagus.

Ditembak dari Mobil

Sebelumnya, pemilik ‘Warkop Veteran’, Musyafa Akbar Faisal, menjadi korban penembakan pria bermobil sedan mercy. Aksi penembakan terjadi di depan warkop milik korban, di Jalan Sriwidari, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, membenarkan kejadian tersebut. Aksi penembakan terjadi, Selasa (17/09/2024) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

“Benar, kejadiannya (aksi penembakan) Selasa malam, dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. Korban ditembak pelaku diduga menggunakan senjata api (senpi),” ujar Bagus, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/09/2024).

Bagus mengatakan, kronologi kejadian bermula saat pelaku datang mengendarai mobil ke warkop untuk mencari korban. Setelah bertemu, korban diajak masuk ke dalam mobil.

“Di dalam mobil, keduanya sempat terlibat pembicaraan. Pelaku lalu mengeluarkan senpi diarahkan ke punggung korban hingga terdengar letusan,” ungkap Bagus.

Korban yang menderita luka tembakan di bagian punggung sebelah kanan, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin, Kota Sukabumi. Korban harus menjalani perawatan dan tindakan operasi, untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuhnya.

Sejumlah saksi yang mengetahui kejadian telah dimintai keterangan, termasuk barang bukti rekaman CCTV di TKP (tempat kejadian perkara) telah diamankan penyidik. Dari keterangan saksi, pelaku merupakan seorang oknum pengacara.(chd)

Editor

Recent Posts

Youtuber ‘Resbob’ Segera Disidangkan, Kejati Jabar Tunjuk 6 Jaksa

SATUJABAR, BANDUNG-- Youtuber sekaligus Streamer, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, tersangka ujaran kebencian terhadap Suku…

5 jam ago

Pemilik ‘WO’ Diduga Tipu Puluhan Calon Pengantin di Garut Diburu Polisi

SATUJABAR, GARUT--Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan jasa wedding…

6 jam ago

Daerah Mana Saja yang Rawan Terjadinya Sinkhole? Ini Penjelasan BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang kerap terjadi di sejumlah wilayah…

7 jam ago

Bagaimana Membangun Bisnis Berkelanjutan Bagi IKM Fesyen dan Kriya?

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin…

8 jam ago

KAI dan KAI Wisata Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea di Stasiun Tuntang Semarang

SATUJABAR, SEMARANG – Sepertinya tempat ini sangat layak untuk dikunjungi. Kini, Stasiun Tuntang di Semarang…

8 jam ago

Polda Jabar: Ancaman Pembunuhan Pemain Persib, Laporkan Kami Proses!

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat siap menindaklanjuti adanya ancaman pembunuhan di ruang digital yang diterima pemain…

11 jam ago

This website uses cookies.