Berita

PKS: Tim Transisi Lucky Hakim Tak Pernah Bicarakan Penyusunan Rotasi dan Penempatan Jabatan

Orang-orang atau tim yang melakukan ‘jual beli’ jabatan itu di luar kewenangan tim transisi alias ilegal.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Partai politik pengusung kemenangan Bupati Indramayu terpilih Lucky Hakim, Partai Keadilan Sosial (PKS), merespon viralnya video ‘jual beli’ jabatan di Indramayu. Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu Ruswa mengatakan, bahwa tim transisi Lucky Hakim tidak pernah membicarakan rotasi maupun penempatan jabatan di lingkungan Pemkab Indramayu.

“Setiap diskusi dengan Bupati Lucky Hakim, kami selalu mendorong tentang birokrasi yang profesional, yang bisa cepat dan responsif dalam pelayanan,” kata Ruswa saat dihubungi Satujabar.com, Senin (17/2/2025).

Ruswa menegaskan hal itu terkait dengan munculnya video pengakuan dari dr Rossy Damayanti kepala Puskesmas Sukra yang mengaku menyetor uang Rp 100 juta untuk dipromosikan menjadi Wakil Direktur Pelayanan di RSUD Indramayu.

Dalam video berdurasi 56 detik itu, dokter tersebut memperkenalkan dirinya dengan nama Dokter Rossy Damayanti. Dia merupakan Kepala Puskesmas Sukra, Kabupaten Indramayu.

Video itu diduga ditujukan kepada Bupati Indramayu terpilih, Lucky Hakim. Dalam video tersebut, dia mengaku, telah menyerahkan uang Rp 100 juta kepada dua orang bernama Iki dan Heru.

“Mohon izin, Bapak Bupati, saya Dokter Rossy Damayanti dari Puskesmas Sukra. Izin menyampaikan, benar saya waktu bersama dengan Ibu Dokter Dewi, Pak Taufik, menyerahkan uang Rp 100 juta kepada tim Mas Iki dan Pak Heru, untuk dipromosikan sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Indramayu,” kata dia dalam video tersebut.

“Hal ini mohon maaf kami sampaikan hanya untuk sekedar diketahui oleh yang terhormat Bapak Bupati saja. Kami tidak menuntut macam-macam. Mungkin demikian yang bisa disampaikan, terima kasih,” lanjutnya.

Terkait video itu sendiri belum diperoleh jawaban dari dr Rossy Damayanti kepala Puskemas Sukra. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Wawan Ridwan, saat dikonfirmasi, mengaku, tidak mengetahui adanya indikasi transaksi jabatan tersebut. Dia mengaku, kaget dan belum bisa memberikan komentarnya.

Ruswa menegaskan, tim transisi Lucky Hakim tidak pernah membentuk, menugaskan orang-orang untuk melakukan hal-hal tercela seperti itu. “Peristiwanya di luar pengetahuan kami sebagai unsur pengusung.

Juga saya sebagai bagian dari tim transisi, tidak pernah membicarakan tentang penyusunan rotasi maupun penempatan jabatan,” tegasnya.

Artinya, kata Ruswa, orang-orang atau tim yang melakukan ‘jual beli’ jabatan itu diluar kewenangan tim transisi alias ilegal. Saat ini, ucap dia, tim fransisi mendapat tugas tiga hal. Yakni 1. Persiapan pelantikan, 2. Sinkronisasi visi, misi dannprogram ke dalam RPJMd, dan 3. Menyusun program percepatan dalam 100 hari kerja.

Karena itu, kata dia, pihaknya akan segera malakukan pengusutan terhadap beredaaranya video tersebut. “Tim hukum kami segera mempelajarinya. Ini jelas sangat merugikan tim pungusung kami, khususnya Bupati Lucky Hakim,” ucap Ruswa. (yul)

Editor

Recent Posts

Korban Mobil Elf Terguling di Majalengka 6 Tewas, Pemprov Jabar Beri Santunan

SATUJABAR, MAJALENGKA--Korban tewas kecelakaan maut mobil elf terguling di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi enam…

2 jam ago

Klub Liverpool Resmi Umumkan Salah Mundur, Ini Deretan Prestasi Salah Bersama Si Merah

SATUJABAR, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Inggris, Liverpool FC. Penyerang andalan mereka,…

6 jam ago

Bikin Mewek! Mohamed Salah Umumkan Mundur dari Liverpool Akhir Musim Ini

SATUJABAR, BANDUNG – Sungguh menyedihkan! Akhirnya legenda Liverpool itu benar-benar akan meninggalkan Liverpool pada akhir…

7 jam ago

Tiang PJU Roboh di Taman Pramuka Kota Bandung, Diduga Terseret Bus

SATUJABAR, BANDUNG - Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan setelah sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh…

7 jam ago

Taman Sebagai Penyangga Pariwisata di Saat Hari Raya di Kota Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali…

7 jam ago

Arus Mudik Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga: Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sebanyak 1,6 Juta Unit

SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi selama periode arus…

7 jam ago

This website uses cookies.