Berita

Pilkada Serentak 2024 Mulai Diwarnai Pelanggaran, Bawaslu Jabar: Sudah Ada 10 Laporan

SATUJABAR, BANDUNG — Masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Provinsi Jabar, mulai diwarnai dengan sejumlah pelanggaran. Hingga saat ini, Bawaslu Jabar sudah menerima sebanyak 10 laporan terkait pelanggaran kampanye tersebut.

Saat ini, dari 10 laporan yang masuk tersebut, tiga laporan di antaranya tengah didalami. Sedangkan sisanya masih akan diverifikasi lebih lanjut.

“Untuk pilkada 2024 dari input data se-Provinsi Jabar. Ada 10 laporan dan juga sedang ditelusuri tiga,” kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar Nuryamah, Kamis (3/10/2024).

Dia menyebut, dugaan pelanggaran kampanye yang dilaporkan bermacam-macam. Seperti kampanye di luar jadwal, kampanye di tempat terlarang, politik uang dan menjanjikan lainnya serta dugaan pelibatan ASN dan kepala desa.

Nuryamah mengatakan, Bawaslu Jabar tengah menindaklanjuti hingga melakukan klarifikasi terhadap laporan tersebut. Namun, sebagian di antaranya juga dikembalikan karena terdapat kekurangan berkas materi formil dan non formil.

Pihaknya juga mendalami dugaan pelanggaran kampanye yang diduga dilakukan oleh Ketua KPU Karawang. Bawaslu Karawang telah membentuk tim untuk melakukan penelusuran.

Apabila terdapat pelanggaran kode etik, dia menyebut, ranah tersebut dibawa ke lembaga Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Termasuk dugaan pelanggaran bagi-bagi uang yang dilakukan pasangan calon di Subang, tengah didalami masuk kategori politik uang atau bukan.

Dengan 10 laporan yang masuk, dia mengatakan, hal itu menandakan masyarakat mulai peduli terhadap penyelenggaraan pilkada. Sehingga banyak laporan masuk ke Bawaslu Jawa Barat.

Bawaslu Jawa Barat terus melakukan imbauan kepada ASN, kepala desa dan KPU untuk bekerja sesuai mekanisme dan netral. Selain itu didorong pengawasan partisipasi dari masyarakat seperti menolak politik uang, stop hoaks dan menolak kampanye hitam. (yul)

Editor

Recent Posts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan…

7 jam ago

Luar Biasa! Produk Kopi Kuningan Ikuti World of Coffee Asia 2026 di Thailand

Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui…

7 jam ago

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga…

7 jam ago

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera…

7 jam ago

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia…

10 jam ago

Wondr Kemala Run 2026 Dongkrak UMKM Bali

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari…

10 jam ago

This website uses cookies.