FOTO: Pertamina Retail
SATUJABAR — PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga pada bahan bakar non subsidi yang meliputi Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Hal ini efektif berlaku mulai hari Selasa (1/10).
Kebijakan penyesuaian harga BBM non-subsidi ini merujuk pada keputusan Mentri ESDM yang merevisi tentang Formula Harga Dasar untuk harga jual eceran bensin dan solar.
“Pertamina terus melakukan penyesuaian harga BBM secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dan mekanisme pasar,” ujar manajemen dalam laman resmi Pertamina.
Menurut MyPertamina, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite mengalami penurunan, sedangkan harga Pertalite tetap Rp. 10.000 dan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Di Jakarta mengalami penurunan yg signifikan, harga Pertamax turun dari Rp12.950 menjadi Rp12.100 per liter, sementara Pertamax Turbo turun dari Rp14.470 menjadi Rp13.250 per liter.
Penyesuaian harga BBM tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga diterapkan di semua SPBU Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia.(nza)
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.