Berita

Perkiraan Gempa 9 Skala Richter, Pemerintah Jepang: Itu Dapat Menewaskan 300 ribu Orang

Gempa 9 skala Richter yang terjadi 2011 lalu mengakibatkan tsunami yang menghancurkan dan menewaskan 15 ribu orang serta mengakibatkan tiga reaktor nuklir rusak.

SATUJABAR, TOKYO — Dalam laporan terbarunya pemerintah Jepang mengatakan, perekonomian Jepang dapat kehilangan 1,81 triliun dolar AS bila megaquake atau gempa besar yang sudah lama diantisipasi di pesisir Pasifik terjadi. Gempa itu diperkirakan akan menimbulkan tsunami, menghancurkan ratusan bangunan dan menewaskan sekitar 300 ribu orang.

Laporan Kantor Kabinet Jepang memperkirakan kerusakan gempa dapat mengakibatkan kerugian hingga 270,3 triliun yen atau hampir setengah dari total Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu. Naik drastis dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 214,2 triliun yen.

Estimasi terbaru ini menghitung tekanan inflasi dan data medan dan daratan terbaru di daerah terdampak banjir. Jepang salah satu negara paling rentan gempa di dunia.

Pemerintah Jepang memperkirakan, 80 persen gempa berkekuatan 8 sampai 9 magnitudo dapat terjadi di zona dasar laut yang dikenal sebagai Palung Nankai. Dalam laporan yang dirilis Selasa (1/4/2025) skenario terburuk gempa berkekuatan 9 skala Richter akan memaksa 1,23 juta warga Jepang atau 1 persen dari total populasinya mengungsi.

Laporan itu juga memprediksi 298 ribu orang akan meninggal akibat tsunami dan bangunan ambruk bila gempa terjadi malam hari atau dini hari di musim dingin. Palung Nankai berada di lepas pantai Pasifik, sebelah barat daya Jepang dan membentang sejauh 900 kilometer. Tempat Lempeng Laut Filipina menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Akumulasi tekanan tektonik mengakibatkan megaquake setiap 100 sampai 150 tahun sekali. Tahun lalu Jepang mengeluarkan peringatan megaquake pertama setelah diguncang gempa 7,1 skala Richter.

Dalam sistem peringatan dini itu disebutkan peluang gempa besar berkekuatan 9 skal Richter “cukup besar.” Gempa dengan skala Richter lebih besar dari 8 skala Richter dianggap sebagai megaquake.

Gempa 9 skala Richter yang terjadi 2011 lalu mengakibatkan tsunami yang menghancurkan. Tsunami yang menewaskan 15 ribu orang itu juga mengakibatkan tiga reaktor nuklir di pembangkit tenaga nuklir di Fukushima mencair. (yul)

gempa bumi, gempa megaquake, gempa jepang, tsunami,

Editor

Recent Posts

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui…

3 jam ago

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada…

4 jam ago

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi…

4 jam ago

KAI Wisata Siagakan 3.556 Personel Saat Masa Angkutan Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan…

5 jam ago

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…

5 jam ago

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

SATUJABAR, JAKARTA – Musim kemarau 2026 diprediksikan datang lebih awal, ungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan…

6 jam ago

This website uses cookies.