Stasiun Whoosh.(Foto: Istimewa)
SATUJABAR, JAKARTA – Penumpang Whoosh diimbau untuk mengantisipasi kepadatan lalu-lintas di akhir pekan atau Sabtu 23 Mei hingga Minggu, 24 Mei 2026. Potensi kepadatan tersebut diperkirakan terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah titik mulai siang hingga malam hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pengaturan waktu perjalanan menuju stasiun menjadi hal penting agar penumpang tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan tidak tertinggal dari jadwal keberangkatan.
“Penumpang diharapkan tiba di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, terutama apabila melalui area yang berpotensi mengalami kepadatan. Penumpang juga dapat menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung atau Stasiun Cimahi menuju Stasiun Padalarang agar perjalanan menuju layanan Whoosh lebih terencana dan terhindar dari kepadatan di jalan raya,” ujar Eva melalui keterangan resmi.
Potensi kepadatan diperkirakan terjadi di sekitar wilayah Kota Bandung, termasuk kawasan sekitar Stasiun Tegalluar Summarecon pada Sabtu (23/5). Sementara pada Minggu (24/5), kepadatan diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan utama, antara lain Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Lembong, Jalan Veteran, Jalan Simpang Lima, hingga Jalan Asia Afrika.
BACA JUGA : Dieng Caldera Race 2026 : Cara Mudah Dapatkan Slot Lewat bank bjb
Jadwal KA Feeder telah terintegrasi dengan jadwal keberangkatan Whoosh sehingga memberikan kemudahan bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta maupun Karawang. Penumpang dapat menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung atau Stasiun Cimahi menuju Stasiun Padalarang sebagai alternatif perjalanan yang lebih andal.
Selain itu, bagi penumpang yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan juga dapat dilakukan melalui Stasiun Padalarang sesuai jadwal yang berlaku. Dengan demikian, penumpang memiliki fleksibilitas lebih dalam menyesuaikan perjalanan menuju stasiun di tengah potensi kepadatan lalu lintas.
“Pemanfaatan KA Feeder dan opsi keberangkatan melalui Stasiun Padalarang dapat menjadi solusi praktis bagi penumpang untuk menghindari risiko keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti akhir pekan ini,” tambah Eva.
KCIC juga mengingatkan agar penumpang melakukan pengecekan kembali jadwal keberangkatan, memilih rute perjalanan menuju stasiun dengan bijak, serta memanfaatkan kanal informasi resmi KCIC apabila membutuhkan bantuan. Perjalanan Whoosh tetap beroperasi sesuai jadwal, sehingga penumpang diharapkan memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun agar tidak tertinggal perjalanan.
“Kami mengajak penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan seluruh alternatif akses yang tersedia agar tetap dapat menikmati layanan Whoosh secara aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Eva.
SATUJABAR, JAKARTA - Playoffs IBL GoPay 2026 akan dimulai hari ini, Sabtu (23/5). Dengan format…
SATUJABAR, JAKARTA – Rio Disi Dewa United Banten sabet gelar IBL Local MPV 2026. Gelar…
SATUJABAR, JAKARTA - KCIC memanfaatkan teknologi tinggi Rail Flaw Detection Vehicle atau RFD untuk melakukan…
SATUJABAR, MAKKAH - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang puncak ibadah…
SATUJABAR, KEBUMEN - Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil…
SATUJABAR, BANDUNG – Persib di ambang juara dalam laga pamungkas yang digelar Sabtu sore 23…
This website uses cookies.