Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji beserta Camat Gunung Puyuh dan Lurah Karamat pada 8 Maret 2024 meninjau lokasi longsor yang berlokasi di Gang Sumarmi Ratiyo Kopeng Kaler RW 5 RT 5 Kelurahan Karamat. (FOTO: Humas Kota Sukabumi)
SATUJABAR, BANDUNG – Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji beserta Camat Gunung Puyuh dan Lurah Karamat pada 8 Maret 2024 meninjau lokasi longsor yang berlokasi di Gang Sumarmi Ratiyo Kopeng Kaler RW 5 RT 5 Kelurahan Karamat.
Lurah Karamat, Nandang Sudrajat, dalam keterangannya menyampaikan bahwa longsor yang terjadi pada 7 Maret lalu disebabkan oleh debit air besar pada saluran irigasi sehingga mengikis tanah yang berada diatasnya.
Ia menyatakan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil seperti kerusakan rumah warga yang ditimbulkan longsor tersebut.
Sedangkan Penjabat Wali Kota pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ia telah menugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Sosial Kota Sukabumi untuk segera melakukan perbaikan yang diperlukan.
Ia pun mengapresiasi keterlibatan warga sekitar yang bergotong royong melakukan pemulihan pasca longsor dan mengharapkan seluruh proses perbaikan bisa dituntaskan dengan cepat.
“Warga juga antusias untuk kerja bakti, nanti Dinas Sosial juga membantu apa yang diperlukan. Ada beberapa bahan yang nanti akan kita dukung dengan melibatkan DPUTR,” katanya dilansir sukabumikota.go.id.
SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyebutkan sebanyak 2.124 lokasi siap menggelar Salat Id. Sementara…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 21 Maret 2026.…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama menyampaikan bahwa posisi hilal awal Syawal 1447 H, secara hisab,…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…
SATUJABAR, RIYADH – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa hari pertama Hari…
This website uses cookies.