Berita

Pemudik Motor Mulai Ramaikan Jalur Pantura Cirebon

Lonjakan pemudik sepeda motor yang melintasi jalur pantura Cirebon dipekirakan  akan terus meningkat pada siang dan sore hari nanti.

SATUJABAR, CIREBON — Arus kendaraan pemudik sepeda motor mulai meramaikan jalur pantura Cirebon, Senin (24/3/2025) pagi. Mereka memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan dan kamacetan saat mendekati Lebaran 1446 H.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pemudik sepeda motor terlihat melintasi jalur arteri pantura Cirebon, tepatnya di ruas Jalan Raya Plumbon hingga Plered, Weru, Kabupaten Cirebon. Selain dari nopol kendaraannya, keberadaan para pemudik itu mudah dikenali dari barang bawaan mereka, seperti tas besar maupun kardus.

Para pemudik dari arah Jakarta itu akan menuju ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka berangkat sejak malam hari dan adapula yang selepas sahur.

Salah seorang pemudik asal Jakarta Utara, Sudarno, mengaku, sengaja mudik lebih awal karena pekerjaannya sudah libur. Ia memilih pulang kampung ke Purwokerto, Jawa Tengah lebih awal untuk menghindari kepadatan di jalan raya. “Lalu lintas sepanjang perjalanan lumayan lancar,” ujar Sudarno, saat ditemui sedang beristirahat di daerah Plered, Cirebon.

Sudarno mengaku, sengaja mudik menggunakan sepeda motor bersama adiknya karena lebih hemat dibandingkan harus menggunakan bus ataupun kereta api. Selain itu, mudik dengan sepeda motor juga membuatnya bisa lebih menikmati perjalanan dan berhenti untuk istirahat setiap kali merasa lelah.

“Saya berangkat dari Jakarta jam 10 malam (22.00 WIB),” katanya.

Sudarno mengatakan, mudik di malam hari membuatnya bisa terhindar dari cuaca yang panas selama perjalanan. Meski diakuinya, mudik di malam hari juga memiliki risiko, terutama bila kondisi jalanan berlubang dan minim penerangan jalan. “Ya harus hati-hati dan selalu waspada,” ucapnya.

Lonjakan pemudik sepeda motor yang melintasi jalur pantura Cirebon dipekirakan  akan terus meningkat pada siang dan sore hari nanti. Petugas kepolisian pun disiagakan guna memperlancar arus kendaraan. (yul)

Editor

Recent Posts

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…

50 menit ago

IBL All-Star: Evolusi Inovasi yang Tak Pernah Berhenti

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesian Basketball League (IBL) kembali menegaskan posisinya sebagai liga yang progresif dan…

58 menit ago

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita…

1 jam ago

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang…

1 jam ago

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik…

1 jam ago

Di Plaza Haji Al Qosbah, Warga Bisa Rasakan Sensasi Naik Unta

Sebuah destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung namanya Plaza Haji Al…

1 jam ago

This website uses cookies.