Berita

Pemprov Jabar Seleksi Penerima Manfaat Rusunawa Agar Tepat Sasaran

Rusunawa di Solokan Jeruk dan Rancaekek ini, merupakan program pemerintah pusat yang kelak akan dihibahkan ke Pemprov Jabar.

SATUJABAR, BANDUNG — Pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah membangun dua rumah susun sewa bagi keluarga miskin ekstrem. Targetnya, rusunawa ini dapat rampung di medio Desember 2024, sehingga bisa langsung ditempati di akhir tahun.

Untuk keperluan itu, Pemprov Jabar tengah menyeleksi calon penerima manfaat apartemen transit atau rumah susun sewa bagi keluarga miskin ekstrem agar tepat sasaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengatakan, dua rusunawa atau apartemen transit yang dibangun di Solokan Jeruk dan Rancaekek ini, merupakan program pemerintah pusat yang kelak akan dihibahkan ke Pemprov Jabar.

Masing-masing tower rusunawa memiliki 58 unit, dengan fasilitas lengkap, yang kini dalam tahap penyelesaian. Targetnya dapat rampung di medio Desember 2024, sehingga bisa langsung ditempati di akhir tahun.

Masing-masing unit dalam tower ini, lanjut Herman, diperuntukkan bagi masyarakat miskin ekstrem, yakni yang belum memiliki tempat tinggal dan pekerjaan tetap atau serabutan.

“Intinya yang bener-bener ekstrem di wilayah perkotaan. Kami sudah cek tiap tower itu, baru selesai pertengahan Desember. Furnitur sangat representatif. Tipe 36, satu tower 58 unit,” kata Herman.

Dalam tahap ini, lanjut dia, akan diperuntukkan bagi 100 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem, sementara sisanya akan berlaku sebagai cadangan.

“Jadi, ada 116 unit. Sementara, KK ada 100. 16 (unit) untuk cadangan, rusunawanya. Tinggal nanti Pak Gubernur menyiapkan, karena transisi dari kementerian karena dihibahkan ke Pemprov Jabar,” katanya.

Diharapkan dua tower tersebut, sudah dapat dimanfaatkan oleh 116 kepala keluarga (KK), penerima manfaat program Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Kata dia, dengan adanya rusunawa ini diharapkan masyarakat miskin ekstrem di wilayah perkotaan Bandung Raya dapat terbantu. Terlebih, biaya sewa yang akan dibebankan sangat murah, karena mendapat subsidi dari Pemprov Jabar.

“Mudah-mudahan bisa naik kelas. Keluar dari zona miskin ekstrem jadi keluarga mampu,” katanya.

Masing-masing unit lanjut Sekda Herman, berukuran tipe 36 yang sudah dilengkapi dengan perabotan. Sehingga, masyarakat yang terpilih dapat langsung menikmati.

Hanya saja rusunawa ini, sambung dia, bersifat sementara dan berlaku selama 6-12 bulan untuk masing-masing kepala keluarga. “Mereka juga nanti akan mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pendampingan,” ucapnya.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, Jabar ditunjuk menjadi proyek percontohan dalam pemberdayaan masyarakat miskin ekstrem (tak memiliki hunian dan pekerjaan).

Dikatakannya, mereka yang menerima manfaat berupa tempat tinggal di rusunawa tersebut, akan diberikan pelatihan supaya memiliki keterampilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan harian.

“Tadi Pak Sekda mengatakan penerima manfaat akan diberikan pelatihan, pengertian bagaimana tinggal di perumahan tersebut seperti apa karena kan harus ada keterampilan karena harus bayar listrik dan lainnya,” ucapnya.

Terkait kesiapan rusunawa tersebut, Bey Machmudin menerangkan, sejauh ini sudah baik. Hanya saja, ada tantangan tersendiri, bagaimana Pemprov Jabar harus memastikan mereka selaku penerima manfaat dapat memiliki keterampilan untuk memenuhi ekonominya.

“Kesiapannya sih sudah, karena Jabar menjadi contoh bersama Jakarta. Jadi kalau berhasil, tentu baik. Tapi tantangannya, waktu yang sangat singkat ini Pak Sekda dan tim harus rapat mempersiapkan, baik secara keterampilan maupun sosial,” ucapnya.

Kepala Disperkim Jabar Indra Maha menambahkan, pihaknya siap mengelola hibah dua tower tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan di Jabar, khususnya Bandung Raya.

“Kami rutin melakukan pembinaan, dengan adanya program ini akan kita tingkatkan. Kolaborasi bersama perusahaan melalui CSR (tanggung jawab sosial perusahaan), supaya kemampuan (masyarakat) meningkat,” tuturnya. (yul)

Editor

Recent Posts

Piala AFF 2026, Bupati Bogor: Sudah Siap Dipakai

SATUJABAR, CIBINONG – Piala AFF 2026 salah satunya akan memakai Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor.…

2 jam ago

Ricky Soebagdja Cek Pelatwil Barat PBSI di Medan

SATUJABAR, JAKARTA – Ricky Soebagdja, Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) meninjau…

2 jam ago

PSSI dan Djarum Foundation Gelar Srikandi Merdeka Cup 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PSSI berkolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation akan menggelar Srikandi Merdeka Cup…

2 jam ago

Bandara Husein Aktif Lagi Bikin Pedagang Pasar Baru Semangat

SATUJABAR, BANDUNG - Bandara Husein Sastranegara Bandung yang segera aktif lagi disambut penuh optimisme oleh…

2 jam ago

KPK Tangkap Tangan Bupati Lombok Barat

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka yang tertangkap tangan…

2 jam ago

China Open 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

12 jam ago

This website uses cookies.