Berita

Pemkot Bandung, Polri, TNI Siap Amankan Idulfitri 1447 Hijriah

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polri dan TNI siap mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman Polrestabes Bandung, Kamis 12 Maret 2026.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran, termasuk kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.

Menurutnya, Kota Bandung sebagai destinasi pariwisata perkotaan memiliki sejumlah titik yang kerap menjadi tujuan wisata, seperti kawasan Asia Afrika.

“Biasanya pada hari pertama dan kedua Lebaran relatif lebih sepi karena masyarakat masih berkumpul dengan keluarga atau pulang kampung. Namun setelah itu kunjungan dari luar kota mulai meningkat. Hal ini tentu kami antisipasi, baik dari sisi potensi kemacetan maupun aspek keamanan bagi masyarakat dan wisatawan,” ujar Zulkarnain melalui keterangan resmi.

Ia menambahkan, pengawasan di berbagai titik keramaian akan dilakukan oleh aparat gabungan, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta aparatur kewilayahan yang disiagakan selama masa libur Lebaran.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Adiwijaya menyampaikan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pihaknya mengerahkan 1.627 personel yang ditempatkan di berbagai pos pengamanan.

“Sebanyak 1.627 personel kami siagakan di 61 pos, yang terdiri dari 16 pos pengamanan dan 6 pos pelayanan. Pos-pos ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik yang melaksanakan mudik maupun yang beraktivitas selama libur Lebaran,” kata Adiwijaya.

Ia menjelaskan, setelah apel gelar pasukan dilaksanakan, seluruh personel mulai menempati pos-pos yang telah disiapkan sejak pukul 00.00 WIB.

Para petugas akan melakukan pengamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode Operasi Ketupat.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi menyebut Dishub Kota Bandung turut mendukung pengamanan arus mudik dan balik dengan menyiagakan ratusan personel.

Dishub Kota Bandung melibatkan 701 personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan pintu masuk kota dan jalur yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

“Petugas juga ditempatkan di sekitar pintu tol dan terminal, serta melakukan pemantauan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Rasdian.

Selain itu, Dishub juga menyiapkan posko induk di Terminal Cicaheum yang berfungsi memantau pergerakan penumpang yang datang maupun berangkat dari Kota Bandung.

Operasi Ketupat Lodaya oleh kepolisian berlangsung pada 13–25 Maret 2026. Sedangkan kesiapsiagaan sektor transportasi berdasarkan edaran Kementerian Perhubungan dilaksanakan hingga 29 Maret 2026.

Editor

Recent Posts

Meta Respons Sidak Pemerintah Indonesia, Temui Menkomdigi

SATUJABAR, JAKARTA - Platform digital Meta mengirimkan pejabat kebijakan publik regionalnya yang diutus oleh kantor…

5 jam ago

Bocah di Ciamis Ditemukan Tewas di Sungai Citanduy Usai 3 Hari Hilang

SATUJABAR, CIAMIS--Arkenan, bocah berusia lima tahun di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditemukan tewas terseret aliran…

5 jam ago

Kecelakaan 2 Sepeda Motor dan Truk di Jln. Soekarno-Hatta Bandung, Satu Tewas

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat. Kecelakaan yang melibatkan…

6 jam ago

Oknum Pejabat Satpol PP Kab. Indramayu Diduga ‘Lepas’ Satu Mobil Box Miras Sitaan

SATUJABAR, INDRAMAYU - Seorang pejabat utama di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten…

6 jam ago

Lebaran 2026: Kilang Balongan Pastikan Siap Penuhi Kebutuhan BBM Masyarakat

SATUJABAR, BALONGAN – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) VI Balongan yang sekarang…

9 jam ago

Lebaran 2026: Jasa Marga Beri Diskon 30% di Sembilan Ruas Tol

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30%…

11 jam ago

This website uses cookies.