Berita

Pemkot Bandung Gelar Great Bandung 2024 dengan Bazaar Bayar Pakai Sampah

BANDUNG – Memperingati Hari Jadi ke-214 Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung menggelar acara Great Bandung di Balai Kota Bandung pada Sabtu, 21 September 2024. Salah satu inovasi utama dalam acara ini adalah Bazaar Bayar Pakai Sampah, di mana pengunjung dapat menukarkan sampah mereka untuk mendapatkan voucher belanja.

Voucher yang diperoleh dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, pakaian, sepatu, dan berbagai barang lainnya. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bandung dan Yogya Group sebagai penyedia sembako.

Acara Great Bandung 2024 dibuka oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, yang mewakili Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara. Dalam sambutannya, Ronny menekankan pentingnya inovasi dalam menjaga lingkungan dan mendukung ekonomi lokal.

Ia juga menyebutkan tantangan yang dihadapi Bandung terkait pengelolaan sampah, mengingat TPA Sarimukti akan ditutup pada tahun 2026 dan TPA Legok Nangka baru akan beroperasi pada tahun 2029. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Bandung meluncurkan program seperti TPST, magotisasi, dan Kang Pisman untuk mengurangi volume sampah yang mencapai 1.796 ton per hari.

“Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi untuk menjadikan Bandung lebih bersih dan hijau untuk generasi mendatang,” ungkap Ronny. Ia juga menambahkan bahwa Bazaar Bayar Pakai Sampah tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga mendidik masyarakat tentang pentingnya daur ulang.

Apresiasi

Pengunjung acara tampak antusias. Salah satunya, Ayi, seorang ibu rumah tangga, yang datang membawa sampah untuk ditukarkan dengan voucher. Ia mengaku senang dengan harga-harga terjangkau yang ditawarkan di bazaar. “Saya beli baju dan beberapa kebutuhan lainnya dengan harga yang sangat murah. Sebagian saya bayar menggunakan voucher dari menukar sampah botol plastik,” katanya.

Bubun Widarta, warga Lengkong, juga menyatakan kepuasannya dengan acara ini, mengumpulkan sampah anorganik untuk ditukarkan. “Saya membeli apron dan beberapa barang lainnya. Ke depan, saya berencana untuk mengumpulkan sampah plastik agar bisa digunakan di acara serupa,” ujarnya.

Selain Bazaar Bayar Pakai Sampah, Great Bandung 2024 juga menghadirkan Bazar UMKM yang menampilkan produk dari 30 kecamatan di Bandung, lomba kreasi daur ulang sampah, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Sekitar 300 orang berkesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar dan obat-obatan secara gratis, menambah nilai positif dari acara ini.

Editor

Recent Posts

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap…

12 jam ago

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal…

14 jam ago

Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2…

14 jam ago

UMKM Indonesia Ekspor Bumbu Ke Arab Saudi

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

14 jam ago

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan IoT dan E-Sport di SMP Santo Yusup

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SMP…

14 jam ago

Bocah SD di Bandung Barat Dibunuh Kakak Tiri, Pelaku Ditangkap di Cianjur

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa mengenaskan menimpa bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung…

16 jam ago

This website uses cookies.