Jalan Layang Pasupati (Wikipedia)
BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk menggagas program penataan kawasan kolong Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) menjadi ruang publik yang ramah lingkungan. Dalam pertemuan dengan Forum TJSL Kota Bandung, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengungkapkan bahwa program ini melibatkan peran aktif perusahaan melalui mekanisme CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai bentuk tanggung jawab sosial dunia usaha.
“Dengan gotong royong antara pemerintah dan perusahaan, kita dapat menciptakan ruang yang lebih layak dan ramah lingkungan. Kami optimistis program ini bisa menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan Kota Bandung,” ujar Koswara melalui keterangan resmi.
Rencana penataan kawasan kolong Flyover Mochtar Kusumaatmadja akan difokuskan pada pembangunan beberapa fasilitas, antara lain:
Taman Warga sebagai ruang publik.
Fasilitas olahraga, termasuk lapangan basket 3-on-3 dan zona bermain anak.
Zona edukasi sebagai pusat pembelajaran.
Area parkir untuk mendukung aksesibilitas pengunjung.
Selain itu, penataan ini juga mencakup relokasi 100 kepala keluarga yang saat ini tinggal di kawasan tersebut. Sebanyak 34 kepala keluarga berasal dari Kota Bandung, sementara sisanya dari luar daerah. Mereka akan dipindahkan ke rumah susun di Rancaekek dan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
“Ada tiga hal yang menjadi fokus penataan ini: pemindahan warga, penataan kawasan, dan penataan sampah,” tambah Koswara.
Ketua Forum TJSL Kota Bandung, Binsar Naipospos, mengungkapkan bahwa dari sekitar 3.000 perusahaan aktif di Kota Bandung, hanya sekitar 300 yang terlibat dalam program CSR. “Kami mendorong lebih banyak perusahaan untuk bergabung. Kolaborasi ini penting karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” kata Binsar.
Pemkot Bandung menargetkan pada 18 Desember mendatang untuk menandatangani komitmen antara perusahaan dan pemerintah sebagai langkah awal pelaksanaan program ini. Diharapkan, Flyover Mochtar Kusumaatmadja dapat menjadi ikon ruang publik baru yang akan meningkatkan kualitas hidup warga Bandung.
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.