Berita

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Penataan Kawasan Puncak Tahap II

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mematangkan persiapan untuk pelaksanaan penataan kawasan Puncak tahap II.
Kegiatan ini dibahas dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Penataan Kawasan Puncak Tahap II bersama Perangkat Daerah (PD) Pemkab Bogor yang berlangsung di Ruang Rapat VII Setda Cibinong pada Selasa, 20 Agustus 2024.
Penataan kawasan Puncak tahap II yang meliputi jalur Puncak-Cisarua ini bertujuan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasyid, mengungkapkan bahwa penertiban tahap II akan mencakup 196 bangunan di sepanjang jalur Puncak.
Proses penertiban ini dimulai dengan pelayangan Surat Peringatan (SP) I pada 6 Agustus 2024, SP II pada 15 Agustus 2024, dan SP III pada 20 Agustus 2024.
Rencananya, penyegelan akan dilakukan pada 21 Agustus 2024, disusul limpahan ke Bidang Tibum Satpol PP pada 22 Agustus 2024, dan pelaksanaan eksekusi penertiban pada 26 Agustus 2024.
“Sebanyak kurang lebih 800 personel gabungan akan dikerahkan dalam pelaksanaan penertiban ini, termasuk dari Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan unsur vertikal lainnya,” ujar Cecep Imam Nagarasyid. Ia menambahkan bahwa pihaknya siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, serta telah menyiapkan tempat pembuangan puing sampah untuk mencegah kemacetan.

Konsolidasi

Cecep juga menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk membangun komitmen dan menyamakan persepsi antar PD, serta mempersiapkan segala kebutuhan logistik dan personel sebelum pelaksanaan penataan kawasan Puncak.
Kabag Administrasi Pembangunan Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, merinci peran masing-masing PD dalam pelaksanaan kegiatan ini. Damkar akan menyediakan dua kendaraan dan APAR, Dinkes akan menyiapkan ambulans, DLH akan mengerahkan 50 truk pengangkut sampah dengan 250 personel, dan Dishub akan menerjunkan 40 personil pengamanan.
DPUPR akan menyiapkan dua kendaraan berat, dua dump truck, dan satu loader, sedangkan BPBD juga akan menyediakan satu unit loader. DPKPP akan mendata jenis bangunan dan mendampingi tim Satpol PP, yang akan bertugas mengawal alat berat dan kendaraan truk sampah.
“Semua PD akan berkolaborasi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dalam kegiatan penataan kawasan ini,” tandas Bambam dilansir situs Pemkab Bogor.
Editor

Recent Posts

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga…

3 jam ago

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang telah…

7 jam ago

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia…

7 jam ago

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Desa Wisata Bogor yakbi Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara masuk Top 15 Desa/Kampung…

7 jam ago

Menpar Widiyanti Temui Ekosistem Pariwisata Labuan Bajo

LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat…

7 jam ago

Merdeka Run 2025: 12 Ribu Peserta Semarakkan Jakarta

JAKARTA - Ribuan pelari memadati kawasan jalan di depan Istana Merdeka, Jakarta, sejak Sabtu pagi…

8 jam ago

This website uses cookies.