Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sumedang meluncurkan beberapa aplikasi inovatif yang diharapkan dapat mengubah cara hidup dan bekerja masyarakat. Peluncuran aplikasi ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli, pada Sabtu, 17 Agustus 2024.(IMAGE: Humas Pemkab Sumedang)
BANDUNG – Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sumedang meluncurkan beberapa aplikasi inovatif yang diharapkan dapat mengubah cara hidup dan bekerja masyarakat. Peluncuran aplikasi ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli, pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Tiga aplikasi utama yang diluncurkan adalah Sistem Informasi Penanganan Lansia Terlantar/Anak Terlantar/Gelandangan/Pengemis/Disabilitas Terlantar (SIPELANGI), Teknologi Kesehatan berbasis Artificial Intelligence (TEH AI), dan Sistem Peternakan Ayam Kampung Pedaging Kutamandiri (SISTERAM KPK).
Pj. Bupati Yudia Ramli berharap aplikasi-aplikasi ini dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Sumedang. “Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan inovasi-inovasi ini, terutama kepada para pengembang aplikasi. Semua aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yudia Ramli.
Detail Aplikasi yang Diluncurkan
Aplikasi ini dikembangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Diskominfosanditik. SIPELANGI bertujuan memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat, termasuk pengajuan bantuan sosial untuk Lansia terlantar, anak terlantar, gelandangan, pengemis, dan disabilitas. Bantuan yang dapat diajukan meliputi sembako, nutrisi sandang, pelatihan vokasional, dan alat bantu bagi disabilitas. Aplikasi ini dapat diakses melalui WhatsApp Kepo.
TEH AI adalah platform kesehatan yang dirancang oleh Docquity. Aplikasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan, khususnya di Puskesmas. TEH AI berisi informasi tentang stunting, hipertensi, tuberkulosis, serta informasi spesifik mengenai Kabupaten Sumedang.
Inovasi ini merupakan hasil uji coba persilangan ayam kampung dan ayam ras unggul dari luar negeri yang dikembangkan di Desa Kutamandiri. Tujuannya adalah menghasilkan ayam unggul dengan postur besar, tahan penyakit, dan irit pakan, sehingga bernilai ekonomi tinggi. Diharapkan inovasi ini dapat membantu mengentaskan kemiskinan dan membuka peluang usaha.
Dengan peluncuran aplikasi-aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat pimpinan tinggi pratama…
SATUJABAR, JAKARTA - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody's Investors Service (Moody's) yang mempertahankan…
SATUJABAR, BANDUNG – Warga Kota Bandung patut berbangga dimana salah satu warganya bahkan masih terbilang…
SATUJABAR, QINGDAO CHINA – Tim putra Indonesia melaju ke babak semifinal Badminton Asia Team Championship…
SATUJABAR, QINGDAO CHINA – Tim putri Indonesia melaju ke babak semifinal Badminton Asia Team Championship…
This website uses cookies.