Berita

Nekat Akibat Diputus Cinta, Pria Ini Ancam dan Bakar Rumah Janda di Sukabumi

Pihak kepolisian tengah fokus melakukan penyelidikan lebih dalam, untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran rumah tersebut.

SATUJABAR, SUKABUMI — Cinta diputus, api pun memberangus rumah seorang janda di Sukabumi. Polisi kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah milik EJ (49 tahun), seorang janda di Sukabumi, yang dibakar oleh kekasihnya.

Tim Inafis dan Polsek Cireunghas, Polres Sukabumi Kota, mengambil sampel dan beberapa barang bukti dari rumah korban di Kampung Cikurutug, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/1/2025).

Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan, pascamendapat adanya laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

“Setelah mendapat laporan kami langsung olah TKP dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan,” kata Ade.

Saat ini, pihak kepolisian tengah fokus melakukan penyelidikan lebih dalam, untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran rumah tersebut. “Korban juga kita minta keterangan, dan saksi-saksi juga. Termasuk mengejar terduga pelaku pembakaran,” ujarnya

Sebelumnya, diketahui, peristiwa kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ini, bermula saat kekasih EJ berinisial CM melakukan pengancaman kepada korban melalui pesan singkat aplikasi WhtasApp. Isi beberapa percakapan pendek berisi dugaan ancaman yang dikirim terduga pelaku melalui WhatsApp ini, sebagai berikut:

Awas siah lamun teu dibuka (Awas kalau tidak dibuka).

Sakalian di era era (Sekalian kamu dibuat malu).

Aing menta waktunya (Aku minta waktu).

Sapeting ayeuna aing menta ka imah sia (Malam ini saja aku minta ke rumahmu).

Aing meli bensin kagok hirup teugableg sasaha (saya beli bensin, kadung hidup tidak punya siapa siapa).

Kagok aing hirup di antep paduli aing hidup dibumi Saumur umur asal kudu adil (Nanggung saya hidup, gak peduli hidup di bumi).

Dagoan kdeng aing nepi (Tunggu, sebentar lagi saya sampai).

Awas sia lamun weuh di imah (Awas kalau tidak ada di rumah).

Ipda Ade mengatakan, khawatir dengan keselamatannya pascamendapat pesan ancaman, korban EJ bersama keponakanya pergi mengamankan diri ke saudaranya. “Jadi, sebelum terjadi kebakaran itu, pemilik rumah mendapatkan ancaman dari CM. Korban sudah meninggalkam rumahnya,” tutur.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak Kepolisian dari Polsek Cireunghas bersama tim Inafis Polres Sukabumi Kota, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan memasang garis police line.

“Setelah itu, korban pada hari ini langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cireunghas,” ucap Ade.

Sebelumnya, diberitakan satu unit rumah milik EJ (49) di Kampung/Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, di duga dibakar kekasihnya. Peristiwa tersebut, terjadi Rabu (1/1/2025) malam, sekitar pukul 22.30 WIB, saat EJ yang merupakan seorang janda, sudah pergi meninggalkan rumahnya.

Tindakan terduga pelaku berinisial CM alias IS, dilatarbelakangi tidak terima akibat diputuskan oleh kekasihnya yakni EJ. (yul)

Editor

Recent Posts

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui…

2 jam ago

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada…

2 jam ago

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi…

2 jam ago

KAI Wisata Siagakan 3.556 Personel Saat Masa Angkutan Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan…

3 jam ago

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…

4 jam ago

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

SATUJABAR, JAKARTA – Musim kemarau 2026 diprediksikan datang lebih awal, ungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan…

5 jam ago

This website uses cookies.