Gaya Hidup

Museum Mainan Zero Toys: Permata Tersembunyi di Kota Bandung

BANDUNG – Kota Bandung menyimpan sebuah permata tersembunyi, yaitu Museum Mainan Zero Toys atau Museum Mainan 1980-an. Tempat ini membawa pengunjung bernostalgia dengan berbagai mainan era 80-an yang masih terawat dengan baik.

Didirikan pada tahun 1999, Zero Toys telah menjadi destinasi impian bagi para kolektor mainan di Indonesia. Toko ini mengkhususkan diri dalam mainan konsinyasi, terutama yang banyak diincar kolektor. Uniknya, Zero Toys adalah satu-satunya toko di Indonesia yang memiliki koleksi mainan dari era 1980-an, dengan lebih dari 3.500 jenis mainan yang mencakup berbagai karakter dari anime dan serial TV favorit.

Museum 198X, yang dibuka sejak tahun 2008, menyimpan koleksi lebih dari 3.500 mainan, menjadikannya surga bagi pecinta nostalgia. Di dalam museum ini, pengunjung dapat menemukan beragam koleksi dari masa ke masa, mulai dari mainan non-karakter hingga yang berbasis pada karakter terkenal.

Salah satu daya tarik utama adalah koleksi lengkap Star Wars, yang mencakup mainan, novel, dan memorabilia lainnya. Koleksi ini menjadi favorit bagi para penggemar Star Wars yang ingin merasakan atmosfer galaksi yang jauh.

Museum ini memiliki tiga lantai, dengan lantai pertama berisi toko mainan. Selain mainan, pengunjung yang menyukai video game juga dapat menemukan koleksi klasik yang membawa mereka kembali ke masa ketika video game pertama kali populer.

Zero Toys beroperasi dari Jumat hingga Minggu. Namun, bagi yang ingin berkunjung di luar hari tersebut, bisa mengonfirmasi terlebih dahulu melalui akun Instagram resmi mereka di @zerotoys dan @museum198x.

Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk untuk menikmati koleksi di Museum 198X. Sebagai gantinya, pengunjung dapat membeli merchandise stiker pack bertema tahun 80-an yang tersedia di sana.

Berlokasi di pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Sunda No. 39a, Sumur Bandung, tidak jauh dari Simpang Lima, Museum Mainan Zero Toys dan Museum 198X adalah tempat wajib bagi penggemar mainan dan mereka yang ingin merasakan nostalgia masa lalu.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Editor

Recent Posts

Harga Emas Kamis 15/1/2026 Rp 2.675.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 15/1/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.675.000…

2 jam ago

Rekomendasi Saham Kamis (15/1/2026) Emiten Jawa Barat, IHSG 9.032,30

SATUJABAR, BANDUNG – Rekomendasi saham Kamis (15/1/2026) emiten Jawa Barat. Berikut harga saham perusahaan go…

4 jam ago

Soal Kepulan Asap di Area Tambang PT Antam, Bupati Bogor Cek TKP

SATUJABAR, NANGGUNG BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten…

4 jam ago

Pemkab Sumedang Bangun Bendung Cariang Ujungjaya

SATUJABAR, SUMEDANG - Harapan panjang para petani di Kecamatan Ujungjaya akhirnya mulai terwujud. Pemerintah kini…

4 jam ago

Piala Afrika 2026: Maroko x Senegal di Final

SATUJABAR, BANDUNG – Maroko membuka peluang untuk menjadi juara Piala Afrika 2026 di kandang mereka…

4 jam ago

Cerita Penanganan Medis Abah Ade di RSUD Kota Bandung, Korban Penganiaayaan Bang Jago di Bandung Timur

SATUJABAR, BANDUNG – Viral di media sosial seorang kakek bernama Ade Dedi -kerap disapa Abah…

5 jam ago

This website uses cookies.