Berita

Mobil Mahasiswa Penabrak Anggota Polrestabes Bandung Ngebut, Pengemudi Mabuk

SATUJABAR, BANDUNG–Kasus kecelakan lalu-lintas menewaskan Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, dipastikan mobil yang menabraknya melaju dalam kecepatan tinggi. Pengemudi mobil mahasiwa yang membawa dua prajurit TNI AD, memacu kendaraannya dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras (miras).

Satlantas Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi kasus tabrak lari menewaskan Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung. Dalam kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung, depan Hotel El-Royale, Minggu (09/08/2026) dinihari lalu, Aiptu Asep Suhara, yang mengendarai sepeda motor tewas di lokasi kejadian, setelah ditabrak mobil sedan dikemudikan mahasiswa dari arah belakang.

Rekonstruksi kecelakaan maut di tempat kejadian perkara (TKP), Jum’at (14/08/2026) sore, mengungkap krononogi dan fakta yang terjadi di lapangan. Mobil sedan dikemudikan mahasiswa berinisial A, yang membawa dua penumpang prajurit TNI AD, melaju dalam kecepatan tinggi saat menabrak sepeda motor korban.

Sebanyak 38 adegan rekonstruksi diperagakan, untuk menggambarkan kronologi, atau rangkaian peristiwa sebelum, saat, dan setelah kejadian. Mobil sedan melaju dalam kecepatan 60 kilometer lebih per jam saat mencapai titik lokasi tabrakan, dan tidak ditemukan upaya pengereman.

“Jika dilihat dari proses rekonstruksi, pada saat kejadian tidak ada upaya pengereman. Kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi, di atas 60 km per jam saat mencapai titik lokasi tabrakan,” ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi kepada wartawan, Jum’at (14/08/2026).

Proses rekonstruksi di bawah Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Bandung, juga mencatat kondisi permukaan jalan tidak rata, karena terdapat rel di pintu lintasan sebidang kereta api. Mobil dalam kecepatan tinggi sempat meloncat dipengaruhi kontur jalan tidak rata.

“Jadi, dimungkinkan mobil dalam kecepatan tinggi dan jalan tidak rata saat di titik tabrak, sehingga semacam meloncat,” kata Hudi.

Saat mobil menabrak sepeda motor dengan benturan keras, mengakibatkan korban Aiptu Asep Suhara terlempar sekitar delapan meter dari titik lokasi tabrakan. Sementara mobil dikemudikan A, setelah menabrak masih melaju hingga sejauh 37 meter.

Proses rekonstruksi dimulai dari titik kumpul di kawasan Simpang Lima, tepatnya di Kedai Simpang. Seluruh rute yang dilalui sepeda motor dan mobil yang terlibat, diperagakan hingga sampai titik akhir samping Bank Ina.

Hudi menegaskan, rekonstruksi digelar untuk memperjelas kronologi dan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Adegan dalan rekonstruksi mencakup kondisi sebelum kejadian, saat tabrakan, hingga setelahnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, polisi menghadirkan semua pihak berkaitan dengan perkara. Mereka terdiri dari tersangka A, pengemudi mobil dan delapan saksi. Saksi yang dihadirkan, termasuk dua prajurit TNI AD dan pemilik mobil.

“Saat rekonstruksi, kita hadirkan semua. Total ada sembilan peran yang terlibat, satu tersangka dan delapan saksi yang melihat dan mengalami saat kejadian,” ungkap Hudi.

Dalam proses rekonstruksi mengungkap, tersangka A, berstatus sebagai mahasiswa mengemudikan mobil di bawah pengaruh minuman keras, atau mabuk minuman beralkohol. Mobil yang menabrak sepeda motor korban anggota Sat-Samapta Polrestabes Bandung yang baru pulang tugas patroli malam, membawa penumpang dua prajurit TNI AD, Prada A dan Prada V.

Editor

Recent Posts

9 Forest Heroes 2026 Diganjar Penghargaan Kemenhut

SATUJABAR, JAKARTA— 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026…

3 jam ago

Gempa NTT, Kemenpar Pantau Labuan Bajo

SATUJABAR, JAKARTA – Gempa NTT yang terjadi di beberapa lokasi mendorong Kementerian Pariwisata untuk terus…

3 jam ago

Harga Emas Sabtu 15/8/2026 Antam Rp 2.675.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 15/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

3 jam ago

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 2 Orang

Gempa NTT M 7,7 tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.…

3 jam ago

Terowongan Merah Putih 180 Meter di Cikutra Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Terowongan merah putih itu digelar seiring dengan peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Republik…

3 jam ago

Bank Bandung Luncurkan Produk Deposito Bunga Menarik

SATUJABAR, BANDUNG - Bank Bandung meluncurkan produk deposito baru bertajuk Deposito Cuan di Depan. Produk…

3 jam ago

This website uses cookies.