Berita

Menteri Haji Cek Dapur Makan di Makkah, Pastikan Layanan Konsumsi Optimal

SATUJABAR, MAKKAH – Pimpinan Kementerian Haji dan Umrah mengecek sekaligu melakukan supervisi dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan layanan konsumsi jemaah berjalan optimal, higienis, dan sesuai dengan cita rasa tanah air.

Pemerintah mengemukakan bahwa dapur penyedia konsumsi jemaah haji menggunakan bumbu masak asli dari Indonesia, termasuk beras. Kebijakan ini diambil untuk menjaga konsistensi rasa dan memastikan jemaah tetap dapat menikmati hidangan dengan cita rasa yang akrab seperti di tanah air. Pemerintah juga meminta agar treatment atau pengolahan beras Indonesia dilakukan sesuai standar yang biasa diterapkan di Indonesia, sehingga kualitas tekstur dan rasa nasi tetap terjaga.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan konsumsi terbaik, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan harus memenuhi standar kualitas, kebersihan, dan cita rasa Nusantara.

“Penggunaan bumbu dan beras dari Indonesia adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan rasa yang familiar bagi jemaah, sehingga mereka tetap nyaman dan fokus dalam menjalankan ibadah,” jelasnya melalui keterangan resmi.

Aspek kebersihan menjadi perhatian utama dalam supervisi ini. Seluruh area penyimpanan bahan makanan dipastikan dalam kondisi bersih dan higienis, memenuhi standar keamanan pangan. Pengecekan juga dilakukan menyeluruh mulai dari area dapur, proses memasak, hingga tahap pengemasan (packing). Fasilitas diminta mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sesuai jumlah jemaah haji, baik dari sisi kapasitas produksi maupun ketepatan distribusi.

Lebih lanjut Gus Irfan menekankan pentingnya konsistensi standar layanan. “Pelayanan konsumsi bukan hanya soal makanan tersedia, tetapi bagaimana kualitasnya terjaga, rasanya sesuai selera jemaah Indonesia, dan distribusinya tepat waktu,” ujarnya.

Supervisi ini menunjukkan keseriusan Kementerian Haji dan Umrah dalam menghadirkan pelayanan prima yang terstandar dan berorientasi pada kepuasan jemaah. Dengan pengawasan langsung serta penekanan pada kualitas bahan, higienitas, kapasitas produksi, dan cita rasa, pemerintah optimistis pelayanan haji Indonesia semakin profesional dan membanggakan, sekaligus memperkuat citra positif kementerian di mata publik sebagai institusi yang responsif dan berkomitmen tinggi terhadap kenyamanan jemaah.

 

Editor

Recent Posts

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu Usai Rumah di Bandung

SATUJABAR, INDRAMAYU--Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono,…

2 jam ago

Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri dan Kakorlantas, Mudik-Balik Lebaran 2026 Sukses

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi III mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol.…

3 jam ago

Gempa 4,4 M Guncang Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

SATUJABAR, SUKABUMI--Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,4 Magnitudo. Belum ada…

4 jam ago

Ekspor Bumbu & Makanan Siap Saji Untuk Jemaah Haji 2026 Dorong UMKM

SATUJABAR, TANGERANG - Pelepasan ekspor bumbu dan makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk kebutuhan…

4 jam ago

Suami-Istri di Cimahi Dibegal Diancam Celurit, Sepeda Motor Dirampas

SATUJABAR, CIMAHI--Pasangan suami-istri menjadi korban aksi begal di Kota Cimahi, Jawa Barat. Korban dibegal dengan…

5 jam ago

Stadion Sudiang Makassar Dibangun Sesuai Standar FIFA, Telan Dana Rp637,15 miliar

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan,…

6 jam ago

This website uses cookies.