Sport

Menpora Dito dan Wamenpora Taufik Tutup Seleknas Tenis Meja Piala Menpora 2025

JAKARTA- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo bersama Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat hari ini menutup secara resmi Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025. Acara penutupan dan final disaksikan langsung di GBK Arena, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan ini, Menpora Dito dan Wamenpora Taufik menyaksikan pertandingan final kategori putra bersama Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Ketua Indonesia Pingpong League (IPL) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Persiapan Maksimal Menuju Multievent

Menpora Dito mengungkapkan bahwa Seleknas ini merupakan bagian dari persiapan serius pemerintah dalam menghadapi berbagai multievent olahraga ke depan, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.

“Dalam multievent, atlet hadir sebagai perwakilan resmi negara. Kami mengadakan Seleknas ini karena ingin mempersiapkan para atletnya secara lebih maksimal,” ujar Menpora Dito.

Ia menjelaskan bahwa hasil tenis meja di SEA Games 2023 Kamboja yang belum maksimal menjadi dorongan bagi Kemenpora untuk melakukan persiapan yang lebih matang tahun ini. Seleknas ini juga digelar dengan jangka waktu yang cukup jauh dari SEA Games untuk memberikan waktu persiapan yang optimal.

“Alhamdulillah Seleknas ini diikuti 200 atlet yang kemudian tersortir ada 16 ranking teratas yang bisa kita lihat. Yang paling penting bagaimana kita memiliki data potensi para atlet yang siap dikirim untuk multievent yang akan datang,” terang Menpora Dito.

Data dari Seleknas ini akan menjadi salah satu variabel penentu keberangkatan atlet ke SEA Games 2025. Kemenpora akan berkoordinasi dengan tim gabungan akademisi dan tim review untuk mengambil keputusan.

“Jadi Seleknas ini adalah untuk bahan kita menentukan keberangkatan atlet SEA Games,” tegas Menpora Dito.

Seleksi Terbuka dan Agenda Berikutnya

Seleknas ini terbuka untuk semua atlet tanpa memandang latar belakang federasi, versi, atau asal, dengan mengutamakan dedikasi dan prestasi. Menggunakan sistem round robin, seleksi ini diikuti oleh atlet dari berbagai daerah, klub, Sekolah Khusus Olahraga (SKO), komunitas, hingga para juara Pekan Olahraga Nasional (PON).

Menpora Dito juga mengumumkan bahwa setelah tenis meja, Kemenpora akan melanjutkan agenda seleknas untuk cabang olahraga tinju dan sepak takraw. Ia kembali menegaskan bahwa upaya seleksi ini merupakan komitmen pemerintah dalam menyongsong multievent besar seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

“Insyaallah pemerintah hadir mengupayakan bagaimana atlet kita bisa berkarya dan juga berkiprah di regional hingga dunia,” pungkas Menpora.

Kemeriahan Penutupan Seleknas

Acara penutupan dimeriahkan dengan pertandingan eksebisi yang mempertemukan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas melawan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta Wamenpora Taufik Hidayat melawan Komjen Pol (Purn) Petrus Reinhard Golose. Selain itu, dilakukan penyerahan hadiah secara simbolis kepada delapan atlet teratas pada kategori tunggal putra dan tunggal putri, serta ditutup dengan penampilan musik dari Armada Band.

Turut hadir dalam penutupan ini antara lain Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Raden Isnanta, Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, serta Staf Khusus Bidang Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra Suryohadiprojo.

Editor

Recent Posts

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…

2 menit ago

IBL All-Star: Evolusi Inovasi yang Tak Pernah Berhenti

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesian Basketball League (IBL) kembali menegaskan posisinya sebagai liga yang progresif dan…

10 menit ago

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita…

15 menit ago

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang…

24 menit ago

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik…

32 menit ago

Di Plaza Haji Al Qosbah, Warga Bisa Rasakan Sensasi Naik Unta

Sebuah destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung namanya Plaza Haji Al…

37 menit ago

This website uses cookies.