Menlu Retno Marsudi.(FOTO: Humas Kemlu)
BANDUNG – Dalam pidatonya di Pertemuan Tingkat Menteri Komite Gerakan Non-Blok (GNB) untuk Palestina, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menegaskan pentingnya negara-negara GNB untuk menggunakan pengaruhnya dalam membantu Palestina.
Menlu Retno menggarisbawahi dua fokus utama yang harus diupayakan: pertama, meningkatkan jumlah negara yang mengakui Palestina; dan kedua, mendorong implementasi efektif dari Resolusi Majelis Umum PBB ES-10/24, yang menuntut Israel untuk mengakhiri kehadiran ilegalnya di Wilayah Pendudukan Palestina.
“Pengakuan terhadap Palestina sangatlah penting. Ini mengobarkan harapan bagi rakyat Palestina dan merupakan langkah krusial menuju terciptanya Solusi Dua Negara, serta menciptakan tekanan politis bagi Israel untuk menghentikan kekejamannya,” jelas Menlu Retno dikutis situs Kemlu.
Ia menekankan bahwa negara-negara GNB harus menjadi yang terdepan dalam memberikan pengakuan terhadap Palestina.
Komite Palestina GNB merupakan salah satu Kelompok Kerja GNB yang beranggotakan negara-negara seperti Indonesia, Aljazair, Iran, Afrika Selatan, Zimbabwe, Malaysia, Kuba, India, Venezuela, Mesir, dan Senegal.
GNB terdiri dari 121 negara yang secara formal tidak beraliansi dengan salah satu blok kekuatan besar. Di antara negara-negara anggota GNB, Palestina adalah satu-satunya yang belum meraih kemerdekaan.
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang debt collector, atau penagih utang, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan'…
SATUJABAR, SAN FRANCISCO – Piala Dunia 2026, Jum’at 19 Juni 2026 atau Sabtu 20 Juni…
SATUJABAR, JAKARTA - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan…
SATUJABAR, PHILADELPHIA - Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat atau…
This website uses cookies.