Longsor menutup badan Jalan Raya Bungbulang (FOTO: Humas Kabupaten Garut)
SATUJABAR, BANDUNG – Longsor menutup Jalan Raya Bungbulang Garut di Kecamatan Pamulihan.
Camat Pamulihan Robiul Awaludin Kamis sore (11/01/2024) melaporkan longsor menutup badan Jalan Raya Bungbulang Garuter itu mengganggu akses transportasi di wilayahnya.
Longsor tersebut terjadi di Jalan Raya Bungbulang – Garut, tepatnya di Kampung Cijotang, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan.
Robi menginformasikan bahwa jalur tersebut saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan akibat material longsor yang menutupi jalan.
Penyebab longsor, menurut Robi, adalah hujan deras yang berlangsung terus-menerus di lokasi, ditambah dengan kondisi tanah tebing yang labil.
Dilansir garutkab.go.id, beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan akibat kejadian ini.
Robi telah mengambil langkah-langkah awal dengan melaporkan situasi kepada instansi terkait dan berkoordinasi untuk upaya pembersihan.
Saat ini, pembersihan material longsor sedang dilakukan secara manual oleh tim yang dipimpin oleh Robiul, sambil menunggu pengiriman alat berat.
Tiga bencana di Kecamatan Pangatikan Kab. Garut, berupa kebakaran rumah, rumah roboh, dan longsor.
Tiga bencana itu diungkapkan Camat Pangatikan, Achmad Ramdhani, Selasa (09/01/2023).
Menurutnya, kebakaran terjadi pada Senin (08/01/2024) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, di Kampung Cihuni, Desa Cihuni.
Dapur milik warga bernama Koswara ludes terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan keterangan Koswara, api bermula dari tungku masak dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB.
Dilansir garutkab.go.id, camat juga melaporkan pada hari yang sama, sekitar pukul 05.00 WIB, sebuah rumah milik Yesi di Desa Babakanloa, roboh akibat hujan deras dengan kondisi bangunan yang rentan.
Kerugian diperkirakan juga sekitar Rp20 juta. Warga sekitar bahu-membahu membersihkan puing dan membantu mengamankan keluarga Yesi.
Selain itu, terjadi pula longsor di Kampung Sadahurip, Desa Sukahurip, pada Selasa dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Longsor ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi, mengancam beberapa rumah warga. Namun, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material.
Achmad mengatakan, pihak kecamatan bersama masyarakat dan aparat desa berupaya memperbaiki selokan yang tersumbat akibat longsor, dan berencana memasang pengaman sementara berupa bambu atau rucuk.
Koordinasi pun telah dilakukan dengan berbagai dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut atas kejadian-kejadian tersebut.
SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah…
SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan…
BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan…
SATUJABAR, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan…
SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya…
SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman…
This website uses cookies.