Berita

Longsor Cisarua KBB: Dompet Dhuafa Jabar Buka Posko & Siagakan Ambulans

BANDUNG, JAWA BARAT — Dompet Dhuafa Jawa Barat dan Disaster Management Center (DMC) merespons cepat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kampung Babakan RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).

Respons dilakukan dengan membuka Pos Hangat, menyiagakan ambulans, serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 34 kepala keluarga atau 137 jiwa mengungsi di aula dan teras Kantor Desa Pasirlangu.

Selain itu, 23 warga berhasil dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan medis di puskesmas serta RSUD Cibabat.

Hingga Sabtu sore, delapan korban jiwa ditemukan, enam di antaranya telah teridentifikasi, sementara 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

Tim Respons Dompet Dhuafa Jawa Barat melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat sejak awal kejadian.

Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah mendirikan layanan Pos Hangat di Kantor Desa Pasirlangu yang telah melayani 175 penerima manfaat, termasuk penyintas, relawan, dan petugas gabungan.

“Selain Pos Hangat, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga mendirikan tenda pleton untuk pengungsi, membantu distribusi logistik dari BNPB, menyiapkan alas tidur dan selimut, serta menyiagakan Ambulans Barzah untuk kebutuhan evakuasi medis dan pemulasaraan jenazah,” kata Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar saat dihubungi pada, Minggu, (25/1/2026) melalui keterangan resmi diterima Satujabar.com.

Dompet Dhuafa Jawa Barat menilai kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi selimut, tikar, air minum siap konsumsi, makanan siap santap, pakaian harian baru, paket perlengkapan kebersihan dasar, sanitasi darurat, serta air bersih.

Selain itu, layanan psikososial juga dibutuhkan untuk mendampingi penyintas, terutama keluarga korban dan anak-anak.

Pada Minggu sore (25/1/2026), Dompet Dhuafa Jawa Barat merencanakan sejumlah langkah lanjutan, antara lain asesmen dan kaji data, aktivasi Pos DMC, koordinasi dengan Basarnas Bandung, pembukaan Pos Hangat di dua titik—Kantor Desa Pasirlangu dan lokasi musibah—serta keterlibatan aktif dalam operasi gabungan pencarian dan pertolongan korban yang masih hilang.

Namun demikian, proses penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya intensitas hujan yang masih tinggi serta akses jalan menuju lokasi bencana yang sempit dan berkelok, sehingga berpotensi menghambat mobilitas kendaraan bantuan.

Dompet Dhuafa Jawa Barat menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta unsur relawan lainnya untuk memastikan proses pencarian korban dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dapat berjalan optimal di tengah situasi darurat.

Editor

Recent Posts

Macau Open 2026: Bagas Shujiwo Lewati Babak 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

1 jam ago

Chairul Mukmin, Alumni UMY, Juara SUCI 2026

Chairul Mukmin atau yang kerap disapa Mukmin, Alumni UMY, menjadi juara dalam Stand Up Comedy…

1 jam ago

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama…

1 jam ago

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem…

2 jam ago

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam…

3 jam ago

Hotel di Bali Murah dan Dekat Pantai

SATUJABAR, BANDUNG – Hotel di Bali murah dan dekat pantai banyak sekali pilihannya. Namun ada…

3 jam ago

This website uses cookies.