Berita

Laos dan Indonesia Perkuat Hubungan Bilateral

Kedua pihak membahas upaya peningkatan perdagangan, investasi, konektivitas, dan pariwisata sebagai motor penggerak perekonomian.

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menerima kunjungan kerja Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Laos, Y.M. Thongsavan Phomvihane, di Jakarta pada Senin (4/5/2026).

Pertemuan difokuskan pada penguatan kemitraan Indonesia–Laos, khususnya menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027 mendatang.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan kedua negara baik di bidang politik, ekonomi, maupun people-to-people contact”, ujar Menlu Sugiono melalui keterangan resminya.

Kedua pihak juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) sebagai platform utama untuk mendorong implementasi kerja sama yang lebih konkret antara kedua negara.

Di bidang politik dan keamanan, kedua negara menyoroti maraknya kejahatan lintas negara seperti penipuan daring dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang turut melibatkan Warga Negara Indonesia. Menlu RI menekankan pentingnya implementasi efektif kerangka kerja sama yang telah ada guna menjaga stabilitas keamanan di kawasan.

Kedua Menteri membahas upaya peningkatan perdagangan, investasi, konektivitas, dan pariwisata sebagai motor penggerak perekonomian. Indonesia mendorong penguatan kerja sama strategis di sektor potash sebagai bahan baku pupuk, yang berpotensi menjadi salah satu proyek unggulan dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kawasan. Di saat yang sama, Indonesia juga mendukung upaya Laos dalam penguatan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Kedua Menlu sepakat bahwa kerja sama antar masyarakat perlu diperkuat melalui pendidikan dan pertukaran pemuda serta budaya, dan menekankan bahwa kesamaan nilai dan warisan budaya sebagai modal penting untuk semakin mempererat hubungan antar masyarakat.

Dalam pembahasan isu kawasan dan global, kedua Menteri menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN di tengah dinamika geopolitik. Keduanya menekankan perlunya memperkuat kerja sama antarnegara ASEAN serta mengedepankan nilai dialog, saling menghormati, dan kepercayaan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Wakil Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri Laos ke negara di kawasan Asia Tenggara, sejak pembentukan pemerintahan baru Laos pada Maret lalu. Pertemuan ini mencerminkan upaya aktif Indonesia dalam memperkuat kerja sama dengan negara-negara tetangga, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai mitra strategis Laos di kawasan.

Editor

Recent Posts

Kekerasan Seksual di Pesantren Ndolo Kusumo, Kemenag: Santri Dipindahkan

Santri Ndolo Kusumo berjumlah 252 anak. Sebanyak empat santri masih belajar di tingkat Raudlatul Athfal.…

8 menit ago

Kota Bogor Luncurkan Logo Hari Jadi Bogor Ke-544, Tema: Bogor Nanjeur

Sebelum peluncuran logo, Pemkot Bogor memberikan penghargaan kepada Muhamad Ilham Akbar sebagai pemenang sayembara logo…

26 menit ago

Garut Bersiap Gelar Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Daya tarik utama dari kirab ini adalah prosesi pengarakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menggunakan Kereta…

33 menit ago

Cara Cek Status ETLE Saat Kita Melanggar Lalu Lintas

Melalui layanan digital yang tersedia, masyarakat kini dapat memeriksa status pelanggaran kendaraan tanpa menunggu surat…

42 menit ago

Soal Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Tunggu Investigasi KNKT

SATUJABAR, JAKARTA - Masyarakat dan seluruh pihak terkait diimbau menunggu investasi KNKT yang akan memberikan…

47 menit ago

Soal Kekerasan Seksual Anak, DPR Desak Pemerintah Bertindak Cepat dan Tegas

SATUJABAR, JAKARTA – Kasus kekerasan seksual kepada anak kini merebak di pelosok daerah seperti Kendari…

59 menit ago

This website uses cookies.