Berita

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu Usai Rumah di Bandung

SATUJABAR, INDRAMAYU–Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kedatangan Tim KPK untuk melakukan kegiatan penggeledahan, setelah sehari sebelumnya di rumah Ono Surono, yang berada di Kota Bandung.

Kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang didatangi Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya, berlokasi di Perumahan Graha Sudirman, Kelurahan Lemahmekar, Kabupaten Indramayu. Tim KPK datang untuk melakukan kegiatan penggeledahah, pada Kamis (02/04/2026) pagi, sejak pukul 08.30 hingga pukul 11.30 WIB.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, Sahid, rombongan petugas KPK datang didampingi perwakilan dari pemerintah Kelurahan Lemahmekar. Kedatangan Tim KPK terkait kegiatan penggeledahan diakui Sahid, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

“Datang bersama perwakilan pemerintah kelurahan (Lemahmekar). Tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” ujar Sahid kepada wartawan.

Saat kedatangan Tim KPK untuk melakukan kegiatan penggeledahan, Ono Surono tidak sedang berada di rumah. Ono Surono sedang berada di Bandung, untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

“Pak Ono tidak ada di rumah. Beliau sedang di Bandung bersama istri, ada kegiatan di DPRD, ke Indramayu saat sedang libur saja,” kata Sahid.

Dalam kegiatan penggeledahan, Tim KPK mengambil sejumlah dokumen. Tidak ada barang berharga, termasuk uang yang dibawa dari rumah.

“Yang dibawa berkas-berkas dokumen yang ada di rumah. Tidak ada uang atau barang berharga yang dibawa,” ungkap Sahid.

Sahid menjelaskan, kegiatan penggeledahan berjalan lancar. Pihak keluarga menyerahkan penanganannya kepada tim pendamping dari partai dan kuasa hukum yang ditunjuk.

Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK dan Polda Metro Jaya yang turut mendampingi, terkait maksud dan tujuan kedatangannya ke kediaman Ono Surono di Kabupaten Indramayu.

Rumah di Bandung
Sebelumnya, Tim KPK telah menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, di Kota Bandung. Kegiatan penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).

Dalam kegiatan penggelahan, Tim KPK membawa sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Selain itu, juga turut disita uang tunai ratusan juta.

“Dalam penggeledahan, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Selain itu, uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang ditemukan di ruangan pribadi saudara ONS (Ono Surono),” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (02/04/2026).

Budi memastikan, kegiatan penggeledahan di rumah Ono di Kota Bandung telah sesuai prosedur. Administrasi penggeledahan telah ditunjukkan saat kegiatan berlangsung.

“Bahwa dalam kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumah Saudara ONS, yang berlokasi di wilayah Bandung, kami tegaskan telah dilakukan sesuai prosedur,” tegas Budi.

KPK mengungkap alasan melakukan penggeledahan di rumah Ono Surono di Kota Bandung. Kegiatan penggeledahan berkaitan dengan dugaan uang yang diterima Ono Suromo dari salah satu tersangka swasta bernama Sarjan, dalam kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Ono Surono juga sudah pernah diperiksa oleh penyidik KPK terkait kasus tersebut. KPK menduga Ono mendapat aliran uang dari Sarjan yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK.

“Ya, di antaranya itu (terkait dugaan uang diterima Ono Suronk dari tersa fka Sarjan),” jelas Budi Prasetyo.

KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Bupati Bekasi Non-aktif, Ade Kuswara Kunang, Orangtua (Ayah) Ade Kuswara, HM Kunang, dan Sarjan dari pihak swasta.

Ade dan HM Kunang diduga menerima uang ijon proyek sebesar Rp 9,5 miliar. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan proyek itu rencananya digarap pada 2026, dimana uang yang diserahkan sebagai uang muka jaminan proyek ijon.

Editor

Recent Posts

Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri dan Kakorlantas, Mudik-Balik Lebaran 2026 Sukses

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi III mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol.…

3 jam ago

Gempa 4,4 M Guncang Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

SATUJABAR, SUKABUMI--Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,4 Magnitudo. Belum ada…

3 jam ago

Ekspor Bumbu & Makanan Siap Saji Untuk Jemaah Haji 2026 Dorong UMKM

SATUJABAR, TANGERANG - Pelepasan ekspor bumbu dan makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk kebutuhan…

3 jam ago

Suami-Istri di Cimahi Dibegal Diancam Celurit, Sepeda Motor Dirampas

SATUJABAR, CIMAHI--Pasangan suami-istri menjadi korban aksi begal di Kota Cimahi, Jawa Barat. Korban dibegal dengan…

4 jam ago

Stadion Sudiang Makassar Dibangun Sesuai Standar FIFA, Telan Dana Rp637,15 miliar

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan,…

5 jam ago

Sempat Kena Longsor, Perjalanan Kereta Api di Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal

SATUJABAR, BANDUNG - Perjalanan kereta api di lintas Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT) telah kembali normal pada Kamis…

5 jam ago

This website uses cookies.