Berita

Konsumsi Snack di Sosialisasi Kesehataan Puskesmas Cangkol, Warga dan Kader PKK Alami Keracunan

Kasus keracunan massal kini sedang ditangani Polsek Lemahwungkuk dan Satreskrim Polres Cirebon Kota.

SATUJABAR, CIREBON — Geger keracunan massal terjadi di lingkungan Puskesmas Cangkol (Lemahwungkuk) Kota Cirebon. Penyebab keracunan ini terjadi usai mereka mengonsumsi snack saat menghadiri penyuluhan di puskesmas tersebut.

Akibatnya, puluhan kader PKK dan keluarganya menjadi korban dari mengonsumsi kue yang diberikan panitia. Mereka mengalami keracunan ketika mengikuti sosialisasi tentang kesehatan di Puskesmas Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, akhir pekan.

Beberapa dari korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Abdi Dharma, Rumah Sakti Sumber Kasih, Rumah Sakit Pelabuhan dan Rumah Sakit Gunung Jati.

Ratnawati salah satu korban keracunan asal RW 06 Cangkol menjalani perawatan di RS Panti Abdi Dharma Jl Pulasarean, Kota Cirebon. Dia mengatakan, dirinya merasakan gejala sakit perut hingga mules-mules saat mengikuti sosialisasi tentang kesehatan di Puskesmas Cangkol bersama sejumlah kader PKK dari beberapa RW.

“Awalnya saya kira cuma mules biasa setelah makan snack. Tapi, kok saat pulang ke rumah badan makin lemes dan buang air besar terus-terusan. Lemes dan muntah sampai malam hari,” ujarnya.

Mengalami kondisi tubuh yang tidak karuan itu, dia langsung minta dirawat di rumah sakit. Ini karena, dirinya khawatir menjadi lebih parah. “Akhirnya saya minta dirawat di rumah sakit. Sampai hari ini (Senin) badan saya masih lemes,” ucapnya, Senin (28/10/2024).

Dihubungi terpisah, Pj Wali Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi mengatakan, pelayanan di Puskesmas Cangkol masih berjalan. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci mengenai peristiwa menghebohkan ini.

Agus mengatakan sudah ada langkah dari pemerintah untuk mengetahui informasi yang lebih jelas dari peristiwa tersebut. “Saya konfirmasi masih berjalan pelayanan (di Puskesmas). Tapi Kapus (Kepala Puskesmas)-nya sedang ada di Dinas (Dinkes Kota Cirebon), Mas. Nanti akan ada penjelasan resmi setelah rapat di Setda ya,” kata dia saat ditemui usai memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda di Balaikota Cirebon.

Kapus Dipanggil

Dugaan keracunan massal usai kegiatan sosialisasi di Puskesmas Cangkol Kota Cirebon terus bergulir. Kasus ini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian pada Senin (28/10/2024).

Sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Lemahwungkuk dan Satreskrim Polres Cirebon Kota sudah berada di lokasi. Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Usep WE mengungkapkan, bahwa anggotanya sedang bekerja melakukan penyelidikan.

“Tim kami sedang bekerja, sedang memeriksa sampel makanan tersebut. Apakah keracunan makanan tersebut yang dibagikan pada saat acara di puskesmas atau ada faktor lainnya,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Usep, kegiatan sosialisasi kesehatan digelar di Puskesmas Cangkol pada Jumat, 25 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Kader PKK dan puluhan warga lainnya. Di dalam kegiatan tersebut dibagikan snack kepada peserta.

Dia menambahkan, bahwa rata-rata korban mengalami gejala sakit perut pada Sabtu pagi, 26 Oktober 2024. Kemudian dilarikan ke rumah sakit pada sore harinya.

“Gejalanya mual, pusing, mules-mules. Korban sementara, warga ada 30, terus dari Puskesmas karyawan dan keluarganya ada 12. Yang dirawat (di RS) 12 orang,” tutur Kapolsek. (yul)

Editor

Recent Posts

KTT Asean 2026: Bahas Myanmar & Konflik Batas Negara

SATUJABAR, CEBU – KTT Asean 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong penguatan stabilitas dan…

2 jam ago

Haji 2026: 117.452 Jemaah Diberangkatkan, 20 Wafat

SATUJABAR, MAKKAH — Hingga Jumat, 8 Mei 2026, sebanyak 303 kloter dengan total 117.452 jemaah…

2 jam ago

Edutrip Dorong Pariwisata Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA- Edutrip menjadi salah satu jalan untuk mendorong kinerja sektor pariwisata Indonesia. Oleh karena…

3 jam ago

Kejadian Bencana Per 9 Mei 2026 dan Penanganan BNPB

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana baru yang terjadi…

3 jam ago

Heboh Guru BK SMKN Di Garut Potong Paksa Rambut Siswi, Berujung Permintaan Maaf

SATUJABAR, GARUT--Beredarnya rekaman video guru Bimbingan Konseling (BK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten…

3 jam ago

KONI Sulsel 2025-2029 Resmi Dilantik, Pacu Prestasi Atlet Anging Mammiri

SATUJABAR, MAKASSAR – KONI Sulsel 2025-2029 resmi dilantik dengan sejumlah harapan prestasi olahraga Negeri Anging…

3 jam ago

This website uses cookies.