Sport

Konsolidasi PBSI Jabar 2026, Wiyagus Tekankan Sport Science dan Asupan Gizi Atlet

SATUJABAR, BANDUNG – Ketua Umum Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Barat, Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, menekankan pentingnya pembinaan atlet berbasis sport science dan penguatan asupan gizi dalam Konsolidasi Pengurus PBSI Tingkat Jawa Barat 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Restoran Paberik Badjoe, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Kamis (26/2/2026), dan dihadiri para pengurus PBSI kabupaten dan kota se-Jawa Barat menjelang berbuka puasa.

Wiyagus mengapresiasi kehadiran para pengurus di tengah kesibukan masing-masing. Ia menyebut soliditas organisasi menjadi kunci untuk mendorong kemajuan bulutangkis Jawa Barat.

Dalam arahannya, Wiyagus menyoroti proses pembinaan dan pelatihan atlet, termasuk penerapan sport science yang telah dijalankan. Salah satu program yang diterapkan adalah tes daya tahan aerobik dan pengukuran kebutuhan gizi berbasis Recommended Dietary Allowance (RDA).

Menurutnya, pelaksanaan tes RDA yang membutuhkan biaya cukup besar yakni sekitar Rp3 juta per atlet itu cukup membantu memberikan gambaran awal tentang kondisi atlet. Menurutnya, program pelatihan harus didesain untuk benar-benar berdampak pada peningkatan performa atlet.

“Kalau tidak efektif untuk melahirkan pemain spesifikasi kelas dunia, tentu harus dievaluasi agar tidak terjadi pemborosan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil tes itu dapat menunjukkan adanya perbedaan kondisi fisik atlet. Ada atlet yang memiliki pemulihan cepat karena penyerapan protein yang baik, namun ada pula yang cepat lelah dan rentan cedera. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah asupan gizi.

Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Barat.

Edukasi Gizi & Pelatihan Kelas Dunia

Wiyagus menegaskan pentingnya edukasi kepada orang tua atlet, khususnya pada usia 8 hingga 10 tahun, terkait pemberian makanan bergizi. Ia menekankan bahwa kebutuhan gizi tidak harus mahal, seperti konsumsi dua butir telur per hari dan susu sebagai sumber protein. Sebaliknya, konsumsi makanan berbahan tepung dan gorengan perlu dibatasi.

Selain itu, Wiyagus mendorong pengurus kabupaten dan kota untuk mengambil referensi proses pelatihan dari pemain kelas dunia seperti Lin Dan dan An Se-young. Menurutnya, berbagai sumber metode latihan dapat diakses melalui berbagai platform dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan atlet di daerah.

Ia juga mengungkapkan diskusi intens dengan Wakil Ketua Umum PBSI Taufik Hidayat terkait pengembangan pemain junior yang mulai menunjukkan hasil menggembirakan antara lain dengan kemunculan sejumlah sosok muda seperti Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah. Yang menunjukkan proses regenerasi sudah berjalan.

Foto bersama Pengurus Pemprov serta Pengurus Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus turut menyoroti proses pencarian bakat (talent scouting) di Jawa Barat yang kerap membuat atlet potensial diminati klub luar daerah, termasuk dari Jakarta. Ia menegaskan pihaknya tidak dapat membatasi hak karier atlet. Namun dia menekankan pentingnya langkah koordinasi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Sebagai langkah strategis, ia mendorong pengurus daerah untuk berkoordinasi dengan pengurus pusat agar talenta potensial dapat diarahkan masuk ke pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Menutup arahannya, Wiyagus mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan dan kesamaan visi dalam membangun sistem pembinaan yang terintegrasi, demi melahirkan atlet bulutangkis Jawa Barat berkelas dunia.

Hadir dalam konsolidari tersebut jajaran pengurus PBSI Jawa Barat, pengurus PBSI kota/kabupaten dan pemilik klub bulutangkis.

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

6 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

6 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

6 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

6 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

10 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

11 jam ago

This website uses cookies.