Sport

KONI Pusat Teken Kerjasama dengan IADO untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Pusat menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dalam bidang kesehatan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 dengan Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) hari ini di Kantor KONI Pusat, Senayan.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan KONI Pusat yang dipimpin oleh Waketum III Mayjen TNI Purn Andrie T.U Soetarno, yang mewakili Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Turut hadir Sekjen Drs.Tb.Lukman Djajadikusuma, MEMOS, serta jajaran pengurus KONI Pusat.

Ketua Harian PB.PON XXI wilayah Sumut, H. Afifi Lubis, dan dr. Munawar, Sp.OG dari Aceh, selaku Kabid Kesehatan, juga ikut hadir dalam acara tersebut.

Waketum III KONI Pusat menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat meningkatkan koordinasi dalam penanganan doping selama PON XXI Aceh-Sumut.

“Kami berharap tidak ada kasus doping pada PON XXI ini, sehingga para kontingen dapat meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya dikutip situs KONI Pusat.

Ketua Harian PB.PON XXI wilayah Sumut menambahkan, “Kerjasama dengan IADO ini diharapkan dapat melegalisir penyelenggaraan PON XXI dari sisi pertandingan, sehingga membuka peluang untuk memecahkan rekor-per rekornya.”

Jangan Tercoreng Doping

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan PON XXI Aceh-Sumut nanti dapat mencatat prestasi yang gemilang tanpa adanya kasus doping yang mengganggu.

Kerjasama ini juga menjadi langkah strategis dalam memastikan integritas dan kejujuran dalam setiap kompetisi olahraga.

Dalam penandatanganan MOU tersebut, KONI Pusat diwakili oleh Waketum III Mayjen TNI Purn Andrie T.U Soetarno, menggantikan Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Hadir pula dalam acara ini, Sekjen Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, dan jajaran pengurus KONI Pusat.

Sementara itu, Ketua Harian PB.PON XXI wilayah Sumut, H. Afifi Lubis, dan dr. Munawar, Sp.OG dari Aceh, turut memberikan dukungan dalam upaya mencegah kasus doping di PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.

Dengan demikian, penandatanganan kerjasama ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan dalam olahraga, tetapi juga untuk memperkuat persiapan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut sebagai ajang puncak prestasi olahraga nasional.

Editor

Recent Posts

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena…

9 jam ago

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

10 jam ago

China Masters 2026: An Se Young Jumpa Tomoka Miyazaki di Final

SHENZHEN — China Masters 2026 atau LI-NING China Masters 2026 berlangsung mulai 1 hingga 6…

10 jam ago

Indonesia Sports Summit 2026, Lompatan Kuantum Olahraga Indonesia

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menghadirkan para pemimpin nasional dan global untuk membicarakan arah masa…

10 jam ago

Menpora Dorong Pencak Silat Jadi Platform Global

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus…

10 jam ago

Asian Games 2026: Misi Putri KW Berdiri di Podium

JAKARTA - Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani mengungkapkan kesiapan diri dan…

10 jam ago

This website uses cookies.