Sport

Kolaborasi KONI – Perki Dongrak Prestasi Olahraga Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA – Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengapresiasi dukungan dan perhatian Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PP Perki) terhadap  olahraga prestasi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan ketika Ketum KONI Pusat menerima audiensi jajaran pengurus PP PERKI, antara lain dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), Ph.D, Dr. dr. Meity Ardiana, Sp.JP(K), dr. Dwita Rian Desandri, Sp.JP(K), dr. Olivia Handayani, Sp.JP(K), dr. Rizki Astria Farindani, SpJP, dr. Henny Tantono, MKes. SpJP dan dr. Faqrizal Ria Qhabibi.

“Kepedulian kita harus ada, khususnya kepada atlet, pelatih dan ofisial harus tahu bagaimana pertolongan pertama untuk serangan jantung karena mereka yang di lapangan,” jelas Marciano dilansir laman KONI. Atlet yang bugar, dapat tiba-tiba terkena serangan jantung.

“Kerja sama KONI dengan cabang olahraga harus diperkuat dalam melakukan sosialisasi untuk memastikan setiap kegiatan olahraga tidak ada korban,” sambungnya.

“Kolaborasi KONI dan PERKI akan mengantar atlet menilik Jantung Sehat, Prestasi Hebat,” lanjutnya.

Waketum I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno mengusulkan agar PERKI terlibat pada Pekan Olahraga Nasional Bela Diri Tahun 2026 Manado, PON Pantai I Tahun 2026 di Jakarta, dan persiapan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

Sekjen menambahkan bahwa kebugaran atlet harus dipastikan.

Sebelumnya, KONI dan PERKI sempat membuat webinar sebelum PON XX/2021 Papua, pada Juli 2021. Ketika itu, didasari kasus jantung yang menghantam atlet.

Kasus henti jantung terjadi pada gelandang Timnas Denmark Christian Eriksen saat bertanding melawan Timnas Finlandia pada Euro tanggal 12 Juni 2021. Bersyukur, Eriksen tertolong dengan penanganan yang baik sejak pertolongan pertama.

Kemudian Legenda Atlet Bulu Tangkis Indonesia, Markis Kido turut terkena serangan jantung saat bermain di Tangerang tanggal 14 Juni 2021 malam. Sayangnya peraih medali emas Olimpiade 2008 itu tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir. Contoh lain terjadi pada mantan atlet sepak bola Indonesia Ricky Yakob yang terkena serangan jantung saat bermain sepak bola di lapangan Senayan pada 21 November 2020.

Editor

Recent Posts

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…

5 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Masuk ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

5 jam ago

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…

5 jam ago

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…

5 jam ago

Waketum KONI Buka Musorprov KONI Kaltim 2026

SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…

6 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Fajar/Fikri Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

6 jam ago

This website uses cookies.